Pemkab Gorontalo Berharap, Masyarakat Waspada Terhadap Bencana Banjir Dan Longsor

 

KABGOR – Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Penanggulangan Bencana Nasional
(BNPB), periode 1-16 Januari 2021 telah terjadi bencana di Indonesia sebanyak 136, merenggut 80 korban jiwa dan 858 orang luka luka dan mengakibatkan 405.584 orang terdampak dan mengungsi.

Melihat kondisi itu, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, melalui Juru Bicara Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo, Haris Tome menyampaikan turut berduka cita atas berbagai bencana yang menimpa daerah daerah di Indonesia

” Terlebih pada pekan kemarin yang terjadi, seperti Gempa bermagnitudo 6,2 di Mamuju Sulawesi Barat, banjir di Kalimantan Selatan yang telah merendam Kabupaten Tapin, Kabupaten Banjar, Kota Banjar Baru, Kota Tanah Laut, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Balangan dan Kabupaten Tabalong, serta banjir dan tanah longsor di Provinsi Sulawesi Utara”. ungkap Haris.

Lanjut Haris Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, selain menyampaikan ucapan duka cita kepada pemerintah dan rakyat yang wilayah terkena dampak bencana juga. Serta
berharap kepada masyarakat Kabupaten Gorontalo untuk waspada terhadap bencana banjir dan longsor disaat musim penghujan seperti sekarang ini.

Serta tetap berusaha untuk terus menjaga dan melestarikan lingkungan disekitarnya melalui tanaman tanaman yang dapat menjaga meminimalisir banjir dan tanah
longsor.

” Sesuai arahan dan petunjuk Bupati Gorontalo, diinstruksikan jajaran pemerintah kabupaten Gorontalo melalui Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Gorontalo untuk menggelar doa dan sholat tolak bala Bersama pada minggu depan. Sekaligus beliau selaku ketua DMI Provinsi Gorontalo akan menginstruksikan jajarannya di DMI untuk melaksanakan doa dan Dzikir serta tolak bala pula”, pungkas Haris Selaku Zubir Pemda. (Bidang IKP-Kominfo Kabgor)

Bagikan artikel:
Secured By miniOrange