Pembangunan Taman Budaya Limboto Masuk Tahap Lanjutan

LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo segera melaksanakan tahap lanjutan pembangunan Taman Budaya Limboto. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Syamsul Baharuddin, mengatakan, lanjutan pembangunan itu akan menyentuh area sekitar terowongan Menara Pakaya dengan kegiatan pembuatan air mancur.

Demi kelancaran pembangunan, Syamsul menjelaskan, area di bagian pelataran taman Menara disterilkan dari berbagai aktivitas. Karenanya ia pun menghimbau para pedagang kaki lima yang sehari-hari mewarnai aktivitas di taman budaya untuk sementara menempati lokasi baru yang telah ditentukan agar terhindar dari risiko yang tidak diinginkan.

“Lokasi ini akan disterilkan dan tidak ada kegiatan (pedagang kaki lima) di terowongan di Menara. Direncanakan akan dibuat taman air mancur”, ujarnya saat saat bersua dengan para PKL pelataran Menara, di kantor Dinas Kominfo, Kamis (15/8).

Seperti terlihat Rabu, sebuah alat besar telah didatangkan ke lokasi untuk memulai aktivitas pembangunan. Kegiatan tersebut nampak beroleh apresiasi dari warga yang ikut menyaksikan dari jauh dimulainya peningkatan taman budaya tahap ke-2.

 

Peninjauan lokasi baru bagi para PKL Taman Menara

 

Sebagaimana hasil kesepakatan antara Pemda dan PKL yang berlangsung di Dinas Kominfo, Kamis, untuk sementara para PKL diarahkan membuka lapaknya di kawasan alternatif dan tak kalah strategis, yakni, di depan kantor Dinas Kominfo hingga ke gedung PGRI atau samping kiri kantor PLN Limboto. Pemda Kabupaten Gorontalo pun akan mengupayakan jaringan listrik dan air bersih untuk menunjang aktivitas para pedagang yang pindah dari pelataran menara.

Hadir dalam mediasi dengan PKL, Asisten Administrasi Umum Hen Restu, Kadis PU Syamsul Bahrudin, Kasatpol-PP Udin Pango, Kadis Perhubungan Ruslan Tatu, serta komunitas Kambungu Beresi.

Bagikan: