Para Tokoh Gorontalo bicara soal pemekaran di FGD Presnas, tinggal tunggu moratorium dicabut

Ketua Dewan Pembina The Presnas Center membuka FGD pemekaran daerah di Horontalo.

LIMBOTO – Sejumlah tokoh Gorontalo tampaknya larut membicarakan soal pemekaran daerah saat agenda Focus Group Discussion (FGD) yang digelar The Presnas Center, di kediaman deklarator pembentukan Provinsi Gorontalo Nelson Pomalingo, di desa Tinelo Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Minggu (5/12/2021).

Tinggal menunggu moratorium dicabut oleh Pemerintah Pusat, para Panitia Pemekaran di daerah ini nampaknya akan bergerak cepat memenuhi semua administrasi demi mewujudkan cita-cita bersama.

Agenda FGD tentang DOB (daerah otonomi baru) tersebut di buka Staf Ahli Gubernur Gorontalo, dihadiri Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo A. W. Thalib, Wakil Bupati Pohuwato Suharsi Igirisa, dan Sekretaris Daerah Bone Bolango Ishak Ntoma.

Selain itu, sejumlah panitia yang telah menguatkan tekad dan tanpa pamrih memperjuangkan pembentukan DOB di Gorontalo, seperti, Ridwan Tohopi, Yakob Mohamad, Maman Zakaria, dan Purnomo, terlihat saling sharing tentang kesiapan masing-masing.

Terungkap, beberapa daerah yang didaftrakan sebagai calon DOB di Gorontalo adalah, Gorontalo Barat, Paguyaman Raya, Boliyohuto, Kota Telaga, dan Bone Raya.

Upaya pemekaran beberapa kabupaten di Gorontalo, tampaknya telah beroleh dukungan pihak eksekutif maupun legislatif. Karena jika dilihat dari hasil paparan para panitia pembentukan DOB, saat ini masing-masing wilayah yangtelah diuusulkan tinggal perlu mempersiapkan data lengkap daerah pemekaran sehingga memenuhi syarat untuk dimekarkan.

Pada kesempatan itu, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, A.W. Thalib menyatakan harapannya terhadap DOB di provinsi ini. Menurutnya, pemekaran dapat memberi implikasi pada kemajuan Gorontalo kedepan.

 

Bagikan artikel:

Berita lainnya...

Kategori Pemberdayaan

FACEBOOK PAGE