Para Peneliti Bioenergi Dari Tiga Negara Di Kawasan Wallacea Temui Bupati Nelson

PSX 20220731 075016
PSX 20220731 075016

LIMBOTO – Bupati Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo menerima kunjungan tim peneliti pengembangan bioenergi di kawasan Wallacea. Tim tersebut diterima di rumah jabatan Bupati Gorontalo, Sabtu (30/07/22).

Para peneliti berasal dari tiga negara, yaitu, United Kingdom, Jepang, dan peneliti asal Indonesia. Penelitian bioenergi akan berlangsung hingga pada 2023 itu dipimpin oleh Prof Agustian Taufiq Asyhari, PhD., dari Birmingham City University (UK).

Dalam pertemuan dengan Bupati Nelson terungkap bahwa penelitian bioenergi di kawasan Wallacea sudah berlangsung sejak tahun 2021. Para Peneliti telah menemukan beberapa spesies tanaman hutan yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku bioenergi dimasa depan. Sayangnya belum dirinci apa saja spesies tanaman tersebut.

Penelitian bioenergi ini juga melibatkan dua pakar lainnya, masing-masing, Dr Eng Muhammad Aziz dari The University of Tokyo serta Dr. Iswan Dunggio dari Program studi Kependudukan Lingkungan Hidup Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

“Riset identifikasi jenis-jenis tanaman yang berpotensi sebagai penghasil biofuel sekaligus potensi tanaman untuk melindungi bentang alam sekitar, berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan hutan,” jelas Iswan Dunggio melalui press release. Ia juga merupakan ketua Wallacea Research Centre for Biodiversity Conservation and Climate Change UNG.

Wallacea adalah kawasan biogeografis yang mencakup sekelompok pulau-pulau dan kepulauan di wilayah Indonesia bagian tengah, terpisah dari paparan benua-benua Asia dan Australia oleh selat-selat yang dalam.

Disisi lain, pengembangan tanaman bioenergi di Indonesia didasarkan pada kebijakan Pemerintah saat terjadinya krisis energi dunia pada tahun 2006. Salah satu kebjakan Energi Nasional pada saat itu adalah sesuai Inpres No.1/2006 memberikan mandat kepada Kementerian Kehutanan Untuk berperan dalam penyediaan bahan baku Bahan Bakar Nabati (BBN), termasuk pemberian ijin pemanfaatan lahan hutan, terutama pada lahan yang tidak produktif.

Karenanya Riset tersebut dilakukan dalam kerangka besar kegiatan COP26 Trilateral Research Initiative yang dibiayai oleh British Council jelas Prof Agustian Taufiq Asyhari selaku lead dalam program penelitian ini.

Berlangsungnya riset bioenergi di Wallacea nampak beroleh dukungan Bupati Nelson. Mantan Rektor dua perguruan tinggi terkemuka di Gorontalo (UNG dan UMG) ini berharap penelitian ini akan memberikan solusi ganda bagi pembangunan Provinsi Gorontalo, yaitu perbaikan lingkungan hidup dan menurunkan angka kemiskinan.

“Atas nama Pemerintah Daerah saya menyampaikan terima kasih kepada Tim Peneliti atas kegiatan penting karena terkait spesies tanaman bioenergi. Saya berharap dapat menghasilkan pengambilan kebijakan strategis dalam mendukung program nasional terkait energi baru dan terbarukan,” jelas Nelson.

(Artikel ini dapat dikutip seutuhnya dengan syarat mencantumkan link sumber https://gorontalokab.go.id.)

Pewarta:Riri Lihawa
Editor: Zulkifli Mile

Bagikan artikel:

Berita lainnya...

Kategori Pemberdayaan

FACEBOOK PAGE