Misi peningkatan kualitas hidup masyarakat capai hasil positif

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Gorontalo berhasil menurunkan stunting dan ditunjuk menjadi salah satu daerah pilot project penurunan stunting di Indonesia bersama dengan Provinsi Bali. Menariknya, sukses upaya penanganan masalah di sektor kesehatan masyarakat itu juga berimbas pada menurunnya angka kemiskinan.

Bupati Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo menggambarkan terjadinya stunting di Kabupaten Gorontalo lebih besar dipengaruhi oleh gizi kurang yang hal tersebut dialami masyarakat miskin. Adanya pendampingan secara komprehensif atas masalah stunting, pun pemenuhan kebutuhan dasar bagi keluarga miskin otomatis terpenuhi.

 “Bukan hanya angka stunting yang menurun drastis, kemiskinan pun ikut turun dalam tiga tahun terkakhir. Jadi, penanganan stunting berbanding lurus dengan penurunan kemiskinan. Karena, ketika stunting ditangani secara otomatis kemikinan juga turun,” jelas Nelson Pomalingo sebagaimanan dilansir https://otonominews.co.id, Selasa (30/04/2019).

Bupati Nelson Pomalingo menjadi narasumber pada kegiatan Desiminasi Produk Pengetahuan Advokasi Penanggulangan Kemiskinan di Daerah dengan tema Arah Kebijakan dan Strategis Penanganan Stunting di Kabupaten Gorontalo, yang berlangsung di Jakarta.

“Secara kelembagaan kami bangun kemitraan dengan berbagai unsur dan intansi, antaranya dengan perguruan tinggi, sektor privat, dan juga organisasi masyarakat. Elemen ini sama-sama merasa bertanggung jawab memecahkan permasalahan ditingkat masyarakat”, jelas Nelson.

Ia mencontohkan, dalam rangka menurunkan angka kemiskinan Pemerintah Kabupaten Gorontalo menargetkan 10 ribu rumah selama lima tahun, selain itu menyentuh kebutuhan masyarakat melalui bidang peternakan, dan sektor lainnya.

Bagikan: