LIMBOTO, Transhulonthalo – Sanggar kegiatan belajar (SKB) di Kabupaten Gorontalo akan lebih aktif menangani permasalahan buta aksara ditingkat masyarakat. Tak mengenal usia dini hingga usia lansia, kemampuan membaca bakal diupayakan merata agar para buta aksara tak terus gerus dalam lembah kebodohan.

“Saya harap SKB meningkatkan program literasi hingga ke tingkat kecamatan jika perlu sampai ke tingkat Kabupaten. Program seperti ini sangat baik menangani persoalan buta aksara dengan baik”, kata Bupati Nelson Pomalingo dalam sambutannya pada penutupan Jumbara Literasi Desa Daenaa, Sabtu malam (10/12), di halaman SDN 16 Limboto Barat.

Desa Daenaan Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo menjadi salah satu desa yang disentuh Kemendikbud RI untuk penerapan kampung literasi sehingga mulai dilengkapi Pemda ini dengan fasilitas baca dan sarana teknologi informasi.

Kepala SKB Limboto Romy Isa dalam laporannya menjelaskan untuk memberi hikmah penutupan kegiatan tersebut SKB mewarnainya dengan aksi pelestarian lingkungan oleh seluruh peserta. Dilakukan agenda penanaman 4.000 bibit pohon pelindung yang merupakan bantuan Balai Wilayah Sungai Gorontalo.

One thought on “Manfaatkan Program Literasi Berantas Buta Aksara”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *