Kinerja Aparat dinilai dengan SIKAP

LIMBOTO – Untuk mengukur kinerja ASN, Pemerintah Kabupaten Gorontalo menerapkan aplikasi SIKAP (system intensif kinerja aparatur).  Penilaian dengan aplikasi tersebut efektif diberlakukan mulai 1 Januari  2018. Sebelumnya, Bupati Gorontalo telah melaunching SIKAP pada 23 November 2017 di gedung Kasmat Lahay. Selama sebulan penuh (Desember 2017) aplikasi tersebut disosialisasikan. Dipihak lain, penerapan Aplikasi SIKAP selaras dengan ditetapkannya tahun 2018 sebagai tahun peningkatan kinerja.

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, pada apel kerja awal tahun, di Sport Center Limboto, Selasa (2/1), mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah menetapkan pencapaian-pencapaian tahunan. Sejak awal kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Fadli Hasan, tahun 2016 ditetapkan sebagai tahun konsolidasi , tahun 2017 sebagai tahun perubahan dan tahun 2018 ditetapkan sebagai tahun peningkatan kinerja.

Lantas, apa yang dilakukan Pemerintah Daerah ini di tahun peningkatan kinerja? Sebelumnya Bupati Nelson menilai aparatur merupakan modal pengelolaan pemerintahan serta sebagai penentu proses pembangunan daerah. Maka untuk meningkatkan produkstifitas personal dan institusional agar agresif menjalankan tupoksi, Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo telah menerapkan system pengukuran kinerja dengan SIKAP, yakni sebuah aplikasi penilai kinerja ASN.

Bupati menjelaskan, aparat yang berkinerja baik akan beroleh reward kenaikan tunjangan sedangkan ASN berkinerja tidak baik akan diberi punishment. “Yang baik akan naik sampai 25%, dan yang tidak baik bisa saja menurun hingga 50%”, kata Bupati Nelson pada apel kerja turut dihadiri seluruh aparat dari Pemerintah Kecamatan. (*)