Hasil karya yang masih perlu peningkatan

 

Beberapa materi yang tersaji pada pameran jambore lansia dalam rangka memeriahkan Hari Keluarga Nasional Tahun 2018 diapresiasi Bupati Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Nelson Pomalingo, M.Pd. Orang nomor satu di Kabupaten Gorontalo ini, Selasa (7/8), mengunjungi stand-stand pameran lansia yang dipusatkan di Sport Center Limboto. Ia memborong beberapa hasil kerajinan menarik dan berkualitas.

Pameran kerajinan lansia diikuti perwakilan masing-masing kecamatan, yang menampilkan produk-produk khas berbahan lokal, antaranya Tolu (caping), Gula aren, Anyaman kursi berbahan eceng gondok, Sandal, hingga Souvenir dan Kerawang hasil rajutan para lansia sendiri.

Melihat kreatifitas (hasil kerajinan) lansia, Selasa, Bupati Nelson menyatakan kebanggaanya dan berkeinginan produk-produk lokal tersebut menembus pasar global, yang dipasarkan secara online melalui situs e-commerce dirancangan Pemda Kabupaten Gorontalo.

“Lansia kita produktif, banyak kreasi mereka bisa lakukan, maka perlu ada pendampingan modal, pembinaan, dan pasar,” ungkap Bupati Nelson.

Ia menyebut Pemerintah Kabupaten Gorontalo memiliki pos anggaran terkait pemberdayaan masyarakat, yakni melalui dana desa maupun APBD. Pada kedua sumber dana itu terdapat mata anggaran yang bisa mendukung permodalan bagi usaha ekonomi kreatif, termasuk hasil produksi para lansia.

Maka agar dapat bersaing ditengah pasar global, Bupati yang juga Ketua Bidang Pertanian pada Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASi) ini mengarahkan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mendampingi kerajinan lansia. Sehingga dengan begitu, sektor ekonomi real tersebut dapat ditopang bukan hanya dari sisi modal tetapi juga pasar yang jelas, dan tentunya harus ditunjang kualitas hasil kerajinan. (Jn/Kominfo)

Bagi artikel