Genjot PAD, Pajak Burung Walet Mulai Disosialisasikan

KABGOR – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai tahun ini bakal memberlakukan pajak sarang burung walet. Peluang ini ditangkap Pemda melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 tahun 2020. Namun sebelum penerapan secara menyeluruh, Perda ini Rabu (10/3/2021) mulai disosialisasikan di Aston hotel Gorontalo.

Sebanyak 100 pengusaha sarang burung walet diberikan pemahaman adanya pajak khusus ini.

Wakil Bupati Gorontalo Hendra S Hemeto ST mengatakan, tingkat ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah masih sangat tinggi. Karena itulah pemerintah terus mendorong kemandirian daerah, dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, salah satunya melalui optimalisasi pajak.

Potensi penerimaan pajak di Kabupaten Gorontalo ini tegas Hendra cukup menjanjikan. Karena itu Pemda harus optimalkan potensi ini. Karena PAD yang telah dikumpul pemerintah nantinya akan diperuntukkan untuk membiayai pelayan pada masyarakat, dan juga menyejahterakan rakyat.

“Intinya PAD yang kita dapatkan itu semata-semata untuk melayani masyarakat,” tegas Hendra.

Untuk meningkatkan pajak ini butuh Ekstensifikasi pendapatan asli daerah dengan melihat potensi objek pajak. Salah satunya lewat usaha sarang walet ini. Tercatat ada 288 orang pengelola sarang walet di 18 kecamatan di Kabupaten Gorontalo.

Sementara itu Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Roswati Lasimpala menjelaskan sosialisasi ini didasarkan pada Undang-undang nomor 28 tahun 2009 terkait pajak dan retribusi daerah, Perda nomor 55 2016 ketentuan umum dan tata cara memungutkan pajak daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 13 tahun 2016 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah, Perda nomor 8 tahun 2020 tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran tahun 2021, dan Peraturan Bupati nomor 48 tahun 2020 tentang penjabatan pendapatan anggaran belanja daerah tahun anggaran 2021.

“Kegiatan ini untuk memberikan pemahaman pada pengusaha tentang pajak daerah, kedua agar pemilik pengusaha sarang burung walet mengetahui pelaksanaan sarang burung walet, serta meningkatkan kepatuhan dan kejujuran pengusaha untuk wajib pajak,” tutur Hendra. (*)

Bagikan artikel:
Secured By miniOrange