Pemerintah Kabupaten Gorontalo

Gedung Yayasan Adhyaksa Dibangun di Telaga Biru, Tampung Anak Yatim Piatu Jadi Hafidz Quran

LIMBOTO – Jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gorontalo membangun gedung Yayasan Adyaksa Gorontalo Indonesia, di Desa Dumati, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Terlihat, lembaga ini bergerak dibidang sosial yang membantu para anak yatim piatu. Peletakan batu pertama gedung yayasan tersebut berlangsung di kawasan wisata Embung Dumati, Jumat (16/07/2021),

Peletakan batu pertama diwarnai dengan pelepasan bibit ikan air tawar di embung Dumari oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo Risal Nurul Fitri, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Kajari Kabupaten Gorontalo Armen Wijaya, segenap jajaran Adhyaksa dan para Kepala OPD se Kabupaten Gorontalo.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo Armen Wijaya yang juga pendiri yayasan itu menjelaskan, pembagunan Adhyaksa Gorontalo Indonesia merupakan program peduli anak yatim piatu.

Setelah berdirinya yayasan ini jajajaran Kejari Kabupaten Gorontalo berinisiatif mendata anak yatim piatu di 14 Desa Kecamatan Telaga Biru yang selama ini merupakan kecamatan binaan Kejari Kabupaten Gorontalo.

Armen menambahkan, para anak yatim piatu binaannya akan dibentuk sebagai generasi hafiz Qur’an dan akan dibina akhlak mereka melalui jenjang pendidikan.

“Insya Allah dengan lahirnya pembangunan Yayasan Adhyaksa dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo”, imbuh Armen.

Mengapresiasi hadirnya Yayasan Adhyaksa Gorontalo Indonesia di kecamatan Telaga Biru, Bupati Nelson Pomalingo menyatakan kebanggaannya atas inovasi jajaran Kejari Kabupaten Gorontalo. Ia akan turut berpartisipasi dalam pembangunan gedung tersebut.

“Tentu kami selaku Pemerintah Daerah memberikan apresiasi dan dukungan penuh pembangunan Yayasan Adhyaksa Gorontalo Indonesia di Kabupaten Gorontalo”, ungkap Nelson

Pihaknya telah menginstruksikan kepada Camat Telaga Biru dan para Kepala Desa untuk mendukung penuh program yayasan Adyaksa.

Bentuk dukungan lain, juga diberikan Bupati Nelson melalui koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Gorontalo selaku institusi terkait kelangsungan Embung Dumati.

“Karenanya ia berharap, para santri tidak hanya belajar Qur’an tetapi akan berperan merawat maupun mengelola kawasan yang kini menjadi obyek wisata desa itu”, tuturnya

Pada kesempatan sama, Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo Risal Nurul Fitri, SH, menilai pendirian Yayasan Adyaksa Gorontalo Indonesia sebagai sebuah inovasi dari jajaran Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo. Ia berharap pembangunan gedung yayasan tersebut akan beroleh dukungan berbagai pihak.

“Yang saya ilhat ada inovasi baru mendirikan yayasan, dan didalamnya adalah anak-anak asuh Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo yang dididik menjadi hafidz Quran. Sehingga anak-anak ini akan lebih membawa dukungan terhadap masyarakat dan kepada Pemerintah Daerah”, ungkap Risal Nurul Fitri. (rif/Jn)

Bagikan artikel:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
error:
Secured By miniOrange