Gedung baru Perpusda Kabupaten Gorontalo diresmikan. Tingkatkan literasi masyarakat atasi kemiskinan

LIMBOTO – Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Muhammad Syarif Bando, M.M., meresmikan gedung baru Perpustakaan Umum Kabupaten Gorontalo, Kamis (25/11/2021). Dia mengatakan, pengembangan perpustakaan di daerah-daerah merupakan upaya Pemerintah Pusat dalam mendorong rencana pembangunan jangka menengah Nasional (RPJMN). Dipihak lain, minimnya akses terhadap sumber ilmu pengetahuan yang luas, pun disebut menjadi salah satu penyebab kemiskinan.

“Penyebab kemiskinan (antaranya), minimnya akses terhadap sumber-sumber pembalajaran, ilmu pengetahun yang luas, karena itu pendidikan berbanding lurus dengan kemajuan yang dicapai. Semakin tinggi tingkat kecerdasan masyarakat maka semakin tinggi kesejahteraan yang dicapai masyarakat itu”, kata Muhammad Bando.

Pada kesempatan itu dia mengangkat contoh kasus, tentang adanya perbedaan kesejahteraan rakyat di negara maju yang memiliki pemikiran dengan bekal pengetahuan luas, sehingga mampu menciptakan sebuah produk menguntungkan karena dikonsumsi masyarkat dunia, dibandingkan dengan rakyat di negara yang budaya literasinya rendah.

Senada dengan Kepala Perpustakaan Nasional RI itu, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menyebut perpustakaan menjadi salah satu indikator kemajuan suatu daerah. Karenanya dia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah mengangkat visi yang erat hubungannya dengan peningkatan sumber daya, yakni,  ‘Kabupaten Gorontalo Gemilang Menuju Masyarakat Madani’.

“Gemilang, adalah generasi insan cemerlang, yakni seseorang yang selalu melampaui target dalam bekerja atau sesorang yang berprestasi. Maka saya kira kalau bicara prestasi maka keilmuan itu merupakan salah satu dalam mendorong prestasi”, jelas Nelson.

Dengan meningkatnya fasilitas kantor perpustakaan di daerah ini, Bupati Nelson menyatakan, bantuan dari Perpusnas RI sangat memberi peluang dalam meningkatkan indeks literasi masyarakat.

“Oleh sebab itu, kami di Kabupaten Gorontalo terus mendorong SDM, menjadi tangguh dan produktif, salah satunya melalui literasi dengan menyediakan fasilitas perpustakaan,” ujarnya.

 

Penguatan Indeks Literasi

Agenda peresmian gedung baru perpustakaan dimeriahkan dengan acara talk show tentang penguatan literasi masyarakat di Kabupaten Gorontalo. Kegiatan disiarkan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting dan disiarkan di kanal Youtube Perpusnas tersebut mengangkat tema ‘Penguatan sisi hulu guna peningkatan indek literasi masyarakat’. Acara ini menghadirkan Kepala Perpusnas RI, Bupati Gotontalo, Bunda Baca Kabupaten Gorontalo, Prof. Dr. Fory Armin Naway, dan salah seorang penggiat literasi, Yusron Humonggio.

Dalam materi seminarnya, Fory yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo ini mengungkap kiat-kiatnya menggerakkan minat baca masyarakat. Antaranya melalui program Bunda Baca Desa.

Bunda Desa, kata Fory, merupakan program dari istri-istri dari kepala desa atau lurah. “Itu di 205 desa dan kelurahan. Kami lakukan konsolidasi dan program yang bersinergi”, ungkapnya.

Ia pun bersyukur program peningkatan literasi yang dilakukannya beroleh dukungan penuh dari seluruh Kepala desa dan Lurah di Kabupaten Gorontalo.

Bagikan artikel: