Fory Naway Secara Buka Musyawarah Pramuka Penegak Pandega Puteri Putera

LIMBOTO – Ketua gerakan pramuka kwartir cabang Kabupaten Gorontalo Prof. Fory Naway membuka secara resmi Musyawarah Pramuka Penegak Pandega Puteri Putera (Musppanitera), Sabtu (15/10/2022) di Aula Sanggar Pramuka Kwarcab Kabupaten Gorontalo.

Musppanitera merupakan forum tertinggi Pramuka Penegak dan Pandega di dewan kerja yang dilaksananakan di akhir masa bakti hal ini pun sebagaimana dijelaskan pula dalam Petunjuk Penyelenggaraan Dewan Kerja Nomor 214 Tahun 2017.

Dalam sambutannya, Prof. Fory Naway mengatakan banyak hal adik – adik lakukan selama 2017- 2022 satu periode. Selama lima tahun berbagai inovasi,kreatifitas dan produktifitas gerakan pramuka khusus pramuka Kabupaten Gorontalo.

Penyamatan Tanda Peserta Musyawarah Pramuka Penegak Pandega Puteri Putera

“Saya berterima kasih kepada pengurus dewan kerja daerah karena berkat bimbingan, dorongan, support,dan motivasi dari kakak- kakak dari tingkat kwarda. Banyam kegiatan ditingkat cabang luar biasa inovasi dilakukan dengan kinerja yang solid dan gotong royong yang tinggi,” kata Fory Naway.

Bagi yang melanjutkan, Fory Berharap sama dengan apa yang ditanamkan dan dikerjakan dalam program oleh kakak- kakak atau pengurus sebelumnya.

“Namun kalau dapat lagi lebih meningkat inovasi – inovasi spektakuler, luar biasa sehingga bisa diapresiasi kedepan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan kepramukaan,” harap Fory Naway.

Ketua PGRI Kabupaten Gorontalo itu menambahkan, Pergantian masa bhakti itu salah satu upaya untuk mengevaluasi kinerja dan membuat rencana – rencana kedepan untuk masa bhakti selanjutnya. Sebagaimana dijelaskan dalam petunjuk atau juknis penyelenggaraan dewan kerja No 005 tahun 2017.

Guru besar UNG itu menjelaskan, Dewan kerja selain jembatan antara gudep dengan kwartir juga merupakan wadah pengembangan kepemimpinan dan wadah kaderisasi untuk pramuka penegak dan pandegak dikwartir.

Sehingga seluruh yang sangat berkepentingan dengan dewan kerja adalah kepengurusan kwartir itu. Kita membutuhkan kader – kader yang luar biasa untuk memimpin menggantikan kepengurusan dalam kwartir.

“Selamat bermusyawarah semoga melahirkan ide – ide cemerlang dan gemilang. Dan ini harapan pak Bupati karena saat ini kita berhadapan dengan kurikulum 2013 plus tambah kurikulum merdeka belajar untuk melanjutkan gagasan dari kemendikbud,bagaimana sekolah kita sekolah penggerak dan guru penggerak, ‘ jelasnya.

Patut bagi kita semua tanamkan pramuka dengan misi untuk mengembangkan seluruh kader – kader ditingkat bawah dengan menciptakan kaderisasi.

Memang diakui Fory Naway, Dalam musywarah terjadi perbedaan dan itu biasa dalam organisasi namun disini bukan mencari benar dan salah. mana seharusnya dan tidak tapi bagaimana mengedepankan kepramukaan lebih jaya lagi,lebih baik lagi untuk mengembangkan kapasitas sebagai kader kader pramuka yang luar biasa menjadi pemimpin yang hebat.

Bagi adik -adik dan kakak -kakak yang bermusyawarah bukan salng mengikhlaskan tapi menyetujui sesuai forum yang nanti yang dilaksanakan.

“Satu pramuka untuk satu Indonesia, jayalah pramuka dan jayalah Indonesiaku. Pramuka gemilang pramuka kwarcab Kabupaten Gorontalo, Salam Pramuka,” tandas Fory Naway.

Liputan: Irfan Mohamad

Bagikan artikel:

Berita lainnya...

Kategori Pemberdayaan

FACEBOOK PAGE