Pemerintah Kabupaten Gorontalo

Efisiensi Penyaluran Dana KUR di sektor Pertanian Dievaluasi

LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo kini mengevaluasi sejauh mana efisiensi Kredit usaha Rakyat (KUR) dalam mendorong ekonomi masyarakat yang telah disalurkan pada tahun ini.

Sebelumnya telah diprogramkan bantuan kepada para pelaku usaha yang bergerak di sektor pertanian, peternakan, dan UMKM.

“Maka hari ini kita lakukan evaluasi dan realisasi KUR sektor pertanian,” kata Bupati Nelson Pomalingo usai menghadiri evaluasi target dan realisasi penyerapan KUR Pertanian, di kantor Dinas Pertanian, Rabu (14/07/2021).

Nelson berkomitmen mendorong produktifikas pertanian, peternakan, dan UMKM agar sektor itu bisa menggugah perhatian para investor. Sehingga melalui langkah ini ia berharap beban pendanaan APBD maupun APBD akan terasa leluasa.

“Sengaja ini didorong karena membangun daerah ini tak hanya melalui dana APBD dan APBN, tapi juga kami mendorong peran investasi termasuk perbankan,” tambahnya.

Maka untuk lancarnya pencapaian target dan realisasi KUR di lapangan, para penyuluh pertanian diharapkan lebih berperan aktif mendampingi penerima KUR.

Olehnya Nelson berharap pihak Perbankan penyalur dana KUR akan membantu peningkatan kapasitas setiap penyuluh sehingga sasaran kredit usaha itu bisa tercapai.

“Kalau ada pendamping dari pemerintah dan penyuluh itu akan sukses. KUR ini kan harus dikembalikan,” ungkap Nelson.

Evaluasi yang berlangsung di Aula Dinas Pertanian dihadiri unsur perbankan, masing-masing, Bank Mandiri, BRI, BNI dan Bank Sulutgo.

Selain melakukan evaluasi, pada rapat itu Bupati Nelson dan pihak terkait membahas peluang dan tantangan yang selama ini dialami para petani.

Menariknya, pada evaluasi itu Nelson menyatakan dirinya akan melakukan pertemuan langsung dengan kelompok-kelompok tani di balai-balai penyuluh pertanian (BPP) kecamatan dan desa.

“BPP akan dioptimalkan menjadi kantor ekonomi desa,” ujar dia. (rif/Jn)

error:
Secured By miniOrange