Warga nelayan di pesisir danau Limboto mengolah hasil tangkapan para nelayan untuk dipasarkan. Aktifitas ini ditinjau Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo yang nampak di dampingi Sekretaris Daerah Hadijah U. Tayeb, Minggu (17/9). (Foto: Humas/WA Excecutif Limboto)

LIMBOTO – Kekayaan alam Danau Limboto masih menjadi tempat menggantungkan hidup oleh sebahagian besar masyarakat di pesisirnya. Maka tak bisa dipungkiri keberadaan danau ini memegang peranan dan menjadi sarana vital penyanggah ekonomi di daerah ini. Buktinya, ditingkat pasar-pasar lokal berbagai jenis ikan dari danau Limboto setiap harinya laris terjual.

Beberapa jenis ikan air tawar hasil tangkapan nelayan danau Limboto ituitu antaranya, Manggabai (Glossogobius giuris), Payangga (Ophiocora porocephala), Tawes (Puntius javanicus), termasuk ikan Nila. Untuk mendapatkan ikan-ikan tersebut para Nelayannya menggunakan beragam cara, seperti memancing, menjala, bahkan ada yang menggunakan pukat. Meski konvensional hasil tangkapan setiap hari tentunya tidak mengecewakan.

Aktifitas para nelayan di pesisir danau Limboto itu pun sempat disaksikan langsung Bupati Gorontalo disela-sela peninjauan kesiapan pelaksanaan festival pesona danau Limboto 2017, Minggu (17/9).

Terlihat para ibu kelompok nelayan mengolah hasil tangkapan untuk dipasarkan pada beberapa pasar tradisional yang ada disekitar Limboto. (*)