Pemerintah Kabupaten Gorontalo

Buka Rakerda Pendataan Awal Regsosek, Sekda Roni: Untuk Mengatasi Kesimpangsiuran Data

LIMBOTO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir membuka kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakerda) Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) BPS Kabupaten Gorontalo Tahun 2022 yang dilaksanakan di Orasawa Resto, Kelurahan Biyonga, Kecamatan LImboto. Selasa, (20/9/2022).

Dalam sambutannya, Roni menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan karena menurutnya ini sangat penting dalam rangka untuk bagaimana kedepan semua program pemerintah agar tepat sasaran. Apalagi menurutnya ini berkaitan dengan ekonomi.

“Kalau kita berbicara ekonomi tentu kita juga berbicara soal kemiskinan karena kita tahu bersama bahwa kemiskinan terus meningkat apalagi dengan banyak kejadian misalnya dengan pandemic covid-19, banyaknya kegiatan ekonomi yang tidak berjalan, dan juga terjadi kenaikan BBM sehingga itu menjadi salah satu penyebab kemiskinan kita menurun ,” kata Roni

Rapat Koordinasi Daerah (Rakerda) Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) BPS Kabupaten Gorontalo Tahun 2022

 

Oleh karena itu, Roni mengatakan untuk mencegah kemiskinan tersebut ada intervensi dari Pemerintah Daerah baik jangka pendek maupun menengah. Untuk jangka pendek, Kata Roni misalnya bantuan social berupa BLT yang harus di berikan karena adanya kenaikan BBM.

“Selain itu juga dibidang kesehatan untuk mereka yang terdampak kemiskinan ini pun harus punya data kepentingan yang misalnya data terkait dengan BPJS. Oleh karena itu agar program ini tepat sasaran maka diperlukan data yang valid,” jelasnya

Lanjut Roni, salah satu kunci terpenting dalam upaya penanganan kemiskinan ialah terkait Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Tetapi data DTKS terkadang menimbulkan konflik sosial karena banyak yang tidak tapat sasaran.

Oleh karena itu, untuk menanggulangi hal tersebut maka dilaksnakanlah kegiatan Regsosek yang mungkin kegiatan ini bisa mengatasi masalah kesimpangsiuran data.

“Regsosek merupakan upaya pemerintah untuk membangun data kependudukan tunggal, atau satu data. Dengan menggunakan data tunggal, pemerintah dapat melaksanakan berbagai program secara terintegrasi,” pungkasnya

Liputan: Tiwi, Pewarta: Riri Lihawa

Wujudkan Pemerintahan Transformasi Digital, Kominfo Kabupaten Gorontalo Luncurkan Program Literasi

MANADO – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo meluncurkan Program Number Emergency Talking Organizing (NETO) 112, Aplikasi SRIKANDI, Tanda Tangan Elektronik (TTE) NETO TV, dan Sistem Jaringan Intra (SIJARI) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo.

Peluncuran program literasi tersebut, secara resmi di launching Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo didampingi Direktur Kearsipan RI (ANRI), Direktur PITA LEBAR Kominfo RI serta Kadis Kominfo di Hotel Aryaduta Manado.

Diharapkan penerapan literasi maupun digitalisasi pelayanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo lebih efisien terhadap peningkatan kepercayaan masyarakat,” ungkap Bupati Nelson ditemui usai kegiatan Rabu, (07/09/2022).

Launching Program Number Emergency Talking Organizing (NETO) 112, Aplikasi SRIKANDI, Tanda Tangan Elektronik (TTE) NETO TV, dan Sistem Jaringan Intra (SIJARI) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo.

Hal menarik dalam kegiatan ini, yaitu arsip yang perlu di dorong sebagai jati diri dan strategi merancang pembagunan daerah bahkan penerapan literasi bisa diperluas di tingkat kecamatan dan desa.

Bekaitan dengan pelayanan dan informasi bencana alam maupun non alam sering terjadi maka dilakukan secara terpadu agar penaganan Pemerintah Daerah lebih cepat.

“Terpenting impelemtasi program yang utama untuk di terapkan dari tingkat Kabupaten, Kecamatan dan desa di Kabupaten Gorontalo,” tandas Nelson.

Sementara itu, Direktur Kearsipan RI Rudi Anton Kabupaten Gorontalo salah satu dari daerah Kabupaten/Kota telah mendahului untuk implementasi Aplikasi Srikandi tersebut.

Srikandi ini merupakan wujud dari arahan Presiden RI Joko Widodo melalui Perpres No 95 Tahun 2018, tentang sistim pemerintahan berbasis elektronik.

“Saya berharap, penerapan aplikasi Srikandi dapat di implemetasikan dengan baik dari tingkat desa dan sekolah sehingga penyelenggaran Pemerintahan Kabupaten Gorontalo dapat terarah melalui transformasi digital,” pungkasnya.

Liputan: Priyo Hanapi, Pewarta: Riri Lihawa

Hadiri Arahan Mendagri RI, Bupati Nelson Ada Tiga Hal Disampaikan

LIMBOTO – Bupati Nelson Pomalingo menghadiri Arahan dan Pembinaan oleh Mentri Dalam Negeri (Mendagri) RI Prof. Muhammad Tito Karnavian MA.Ph.D Kepada Kepala Daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Pimpinan OPD di lingkungan Provinsi Gorontalo.

Kegiatan berlangsung di Hotel Aston Kota Gorontalo, dalam rangka menajaga stabilitas politik dan kemamanan daerah di Provinsi Gorontalo. turut hadir Wakil Bupati Gorontalo Hendra Hemeto beserta Forkopimda tingkat Kabupaten Gorontalo Kamis, (01/09/2022).

Arahan dan Pembinaan oleh Mentri Dalam Negeri (Mendagri) RI Prof. Muhammad Tito Karnavian MA.Ph.D Kepada Kepala Daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Pimpinan OPD di lingkungan Provinsi Gorontalo

Bupati Nelson menjelaskan, dalam pertemuan ini ada tiga hal disampaikan Mendagri terkait penaganan covid-19 tetap dilakukan dengan baik oleh daerah.

Selain itu pemulihan ekonomi, karena setelah pandemi covid sektor ekonomi menjadi utama. hal ini terus dilakukan di Kabupaten Gorontalo.

“Melalui dana PEN, investasi, perbankan dan PAD. Termsuk yang di sampaikan Mendagri terhadap pengendalian inflasi dengan membutuhkan langka strategis serta butuh kolaborasi seluruh lintas sektor,” ujar Nelson.

Liputan: Riri Lihawa

Terapkan Literasi Digital, PGRI, PKK dan Kwartir Pramuka Kabupaten Gorontalo launching Tanda Tangan Elektronik

MANADO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Gorontalo bekerjasama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), PKK dan Kwartir Pramuka Kabupaten Gorontalo melaksanakan literasi digital di intergrasikan Louncing Tanda Tangan Elektronik untuk jajaran PGRI, TP PKK dan Kwartir cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan dukungan terhadap organisasi baik PGRI, PKK dan gerakan pramuka serta organisasi lainnya di Kabupaten Gorontalo agar akselarasi bisa berjalan dengan baik tampa dibatasi jarak dan tempat.

Hal ini disampaikan, Kadis Kominfo Kabupaten Gorontalo Dr. Sumanti Maku usai menghadiri Konferensi Kerja III PGRI Kabupaten Gorontalo Masa Bakti 2020-2025 di Hotel Grand Whizz Mega Mas Manado Jumat, (05/08/22).

Kadis Kominfo Kabupaten Gorontalo Dr. Sumanti Maku Saat Menjelaskan Pengunaan Tanda Tangan Digital

Launcing Tanda Tangan Elektronik bisa digunakan oleh semua organisasi untuk melakukan percepatan dalam administrasi sebab meningkatnya intergritas yang dilakukan organisasi tersebut.

Melalui penerapan tandan tangan elektronik diharapkan dapat berjalan dinamis akselerasi kegiatan – kegiatan organisasi dalam merespon anggota bisa terlaksana walaupun berada diluar daerah.

“Selaku jajaran Kominfo mengucapkan terima kasih, kepada Pemerintah Daerah dan PGRI, Kabupaten Gorontalo atas dukungan penerapan tanda tangan elektronik,” pungkas Kadis Kominfo.

Liputan: Irfan Mohamad
Pewarta: Riri Lihawa

(Artikel ini dapat dikutip seutuhnya dengan syarat mencantumkan link sumber https://gorontalokab.go.id.)

Pemkab Gorontalo Sediakan Kontak 112 Untuk Warga Dalam Keadaan Darurat

LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo saat ini telah menyediakan kontak 112 untuk masyarakat dalam keadaan darurat.

Hal itu dilihat dengan adanya kunjungan dari Kementerian Kominfo RI dalam rangka memverifikasi kesiapan implementasi layanan nomor panggilan darurat 112 di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo.

Ratna Galih selaku Staf Direktorat Pengembangan Pitalebar Kemenkominfo menyampaikan bahwa dirinya melihat persiapan layanan 112 di dinas kominfo kabupaten Gorontalo sudah dipersiapkan.

kunjungan dari Kementerian Kominfo RI dalam rangka memverifikasi kesiapan implementasi layanan nomor panggilan darurat 112 di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo

“Untuk regulasinya sudah di persiapkan. Kami sudah lihat diskominfo sangat bersemangat untuk pelayanan 112 ini jadi kami juga melihat 112 ini akan sukses disini dan akan bermanfaat untuk masyarakat,” Ungkap Ratna

Dirinya menjelaskan panggilan darurat ini memudahkan layanan kepada masyarakat untuk melakukan panggilan dan penanganan kedaruratan.

“Misalnya darurat medis, kebakaran, darurat, terjadinya pohon tumbang, kecelakaan , dan perampokan juga bisa,” jelasnya

Ia berharap panggilan darurat ini dapat di atasi, termasuk juga respons timenya harus bagus terhadap masyarakat.

“Jadi masyarakat semoga terlayani dengan adanya aplikasi ini, dan untuk keadaan daruratnya dapat bantu oleh pemerintah. Jadi pemerintah hadir kepada masyarakat,” tandasnya

Pewarta: Tiwi Pou

Artikel ini dapat dikutip seutuhnya dengan syarat mencantumkan link sumber: https://gorontalokab.go.id

Nelson : Teknologi Permudah Kebutuhan Manusia

LIMBOTO – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan Penganti (KKLP) STMIK Ichsan Gorontalo Tahun 2022 Camping Intelektual- Talk Show tingkat Kecamatan Batudaa Pantai bertajuk “ Peran Teknologi Menuju Desa Digitalisasi Wujudkan Gorontalo Emas 2045”

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Desa Tontayuo tersebut, dibuka Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, turut hadir Wakil Bupati Gorontalo Hendra S Hemeto, Kadis Kominfo, Camat dan Kepala Desa Sabtu (25/6/2022).

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan, bicara kemajuan tentu jadi kebutuhan adalah teknologi. Tekonolgi mengakibatkan kehidupan kita lebih sejahtera dan kehidupan kita lebih gampang, lebih mudah dengan teknologi dalam perkembangan zaman, salah satu teknologi yang berkembang adalah digital.

“Ini merupakan perkembangan terkakhir era kehidupan manusia. Digitalisasi menjadi kebutuhan di semua lini termasuk di desa. karena hari ini, dengan digital antara desa dan kota itu sepertinya tidak berbeda lagi . apa yang didapatkan orang desa sama dengan yang didapatkan orang kota. Informasi tidak bisa dibatasi,” ungkap Nelson.

Untuk mendorong itu, pertama Pemkab Gorontalo membentuk dinas Infokom dan dipisahkan dari prorokol. Kedua, Pemerintah terus mendorong adanya pembangunan tower jaringan di daerah daerah terpencil dan saat ini semntara lima lagi dibangun di daerah blogspot.

Sistem digital saat ini baru dilaunching tanda tangan elektronik dan itulah cara cara kita mendorong digitalisasi. Saya pun menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKLP Stmik mendorong digitalisasi desa,” ucap nelson.

Ia pun menyampaikan beberapa hal yang harus disiapkan. Bukan saja digital tapi sunber daya manusia terkait itu, bukan saja dirasakan di desa tapi bagaimana konekting dengan pemerintah daerah menjadi satu sistem.

“Sehingga dilakukan secara terpadu dan lebih efesien.secara teknologi. Segenap warga desa mampu memanfaatkan setiap jengkal kemajuan teknologi secara bijak dan tepat guna. Dengan demikian, bukan hanya memberi manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga memberi manfaat bagi orang lain,” tandasnya.

 

Artikel ini dapat dikutip seutuhnya dengan syarat mencantumkan link sumber: https://gorontalokab.go.id

Kadis Kominfo Sumanti Maku: Hak-Hak Anak Terhadap Informasi di Kabupaten Gorontalo Terpenuhi

LIMBOTO – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Gorontalo Dr. Sumanti Maku, M.Si mengatakan bahwa Dinas Kominfo berupaya memenuhi hak-hak informasi kepada setiap anak yang ada di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Pemenuhan hak informasi bagi anak, jelas Sumanti, dijalankan sesuai amanah Undang – Udang No 40 Tahun 1999 tentang Pers. Disamping itu juga Undang – Undang No. 11 Tahun 2012 tentang peradilan pidana bagi anak.

“Aturan-aturan tersebut menjadi dasar Pemerintah Daerah melalui Kominfo untuk memastikan bahwa semua anak di Kabupaten Gorontalo mendapatkan hak dan informasi yang baik dan benar,” kata Sumanti Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Senin (6/6/2022) di Aula Rumah Dinas Bupati Gorontalo.

Kadis Kominfo Sumanti Saat Memberikan Tanggapan Pada Kegiatan Verifikasi Lapangan Hybrid KLA Foto: Kominfo

Tak hanya itu, Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo telah membuat Standar Operasional Prosedur (SOP). Ketentuan ini memastikan bahwa semua anak mendapatkan hak informasi antaranya melalui pemberitaan dan penyerian yang mengarah pada hal yang baik.

Ia menyebut, salah satu SOP yang dirumuskan adalah berdasar Peraturan Bupati (Perbub) No 58 Tahun 2021. “Kami memiliki Tim Asistensi Informasi Publik dengan dewan pengarah para pimpinan di Ketuai Kadis Kominfo dan 7 komponen media disebut Pentahenis Penyebaran Informasi,” ucapnya.

“Di Kabupaten Gorontalo, ada yang disebut media Forkom Unite jadi semua media kami distribusi sesuai kelompok dan urusan masing-masing, termasuk 7 media untuk menagani anak-anak perempuan dan difabel,” tambah Sumanti.

Tim yang dibentuk Kominfo tersebut dijelaskan bertugas untuk mengasestensi semua informasi di ruang publik, memastikan pemberitaan yang bersifat diskriminatif atau merusak karakter anak jika mereka mendapatkan informasi. Demi memastikan ini menjadi tugas bersifat kolektif.

“Dinas Kominfo membagun kerjasama dengan media, dan tidak ada instansi dan insitusi bekerjasama dengan pihak lain termasuk media melakukan pemberitaan yang merusak citra anak-anak sesuai UU Pers. Secara eksekusif bahwa tidak ada pemberitaan dan informasi yang menyedutkan anak baik itu korban maupun pelaku,” tambahnya.

Disamping itu, Dinas Kominfo juga telah menyiapkan fasilitas informasi layanan publik yaitu pusat informasi sahabat anak. Di dalam gedung pusat informasi sahabat anak yang di kerjasamakan dengan Dinas Perpustakaan dan Dinas Parawisata, Kabupaten Gorontalo juga disebut memiliki media sahabat anak untuk memastikan bahwa anak memiliki hak memberikan informasi kepada publik. Menyampaikan ide dan gagasan dari anak untuk anak, dari anak untuk daerah serta dari anak untuk Indonesia.

Dipihak lain, Sumanti menjelaskan kultur budaya masyarakat Gorontalo sangat mendukung pemenuhan dan melindungi hak-hal anak.

“Manusia, 7 bulan sampai 9 bulan ada tradisi orang Gorontalo memberi perlindungan kepada anak masih dalam kandungan. Ketika mereka lahir sudah mendapatkan hak-hak informasi yang baik dan bermutu dengan memperdegarkan Adzan dan diberikan nilai edukasi untuk bagaimana orang Gorontalo harus beradaptasi,” jelasnya.

Pewarta: Riri Lihawa
Editor: Zulkifli Mile

Menjaga Predikat Kota Layak Anak. Sumanti Minta Ortu Awasi Agar Anak Jauh Dari Narkoba dan Tawuran

LIMBOTO – Dalam kurun waktu lebih dari satu dekade Kabupaten Gorontalo telah berhasil mempertahankan Anugerah Kota Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Anugerah ini tentunya merupakan amanah yang harus dijaga oleh Pemerintah serta seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Gorontalo.

“Anugerah KLA yang diraih atas hasil kerja keras ini wajib didukung masyarakat. Maka kepercayaan yang diberikan Kementerian PPPA itu harus diindahkan. Olehnya menjadi kewajiban bagi orang tua dirumah dan para guru disekolah untuk mengawasi dan membimbing perilaku anak sehingga tidak mencederai predikat KLA,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupatrn Gorontalo, Dr. Sumanti Maku, M.Si, Jumat (4/5/2022).

Ia menegaskan, era teknologi dan perkembangan media sosial cenderung mempengaruhi pada pola fikir anak, sehingga dikhawatirkan akan membentuk mindset anak  dan akan teraplikasikan melalui tindak-tanduk yang kurang baik dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Olehnya kita semua memiliki tanggung jawab selalu mengawasi dan mengarahkan setiap aktifitas anak saat mereka menggunakan gadget. Banyak aplikasi medsos bermunculan dan itu memberi pengaruh besar bagi kehidupan anak. Nah, sebagai daerah yang menggendol predikat kota layak anak maka sudah seharusnya kita semua meningkatkan kesadaran dalam pemanfaatan teknologi informasi,” tandasnya.

Selain itu Sumanti mengingatkan orang tua juga memiliki kewajiban secara intens mengontrol penggunaan gadget oleh anak-anak, yakni memeriksa semua aplikasi chating, melihat semua percakapan mereka, bagaimana status mereka di media sosial.

“Ortu awasi agar anak jauh dari narkoba dan tawuran. Kita awasi jangan sampai dalam percakapan di smartphone-nya mereka saling ajak ke hal-hal yang kurang baik. Misalnya, saling ejek dimedsos yang berujung ke tawuran, apalagi sampai saling mengajak dalam penggunaan narkoba. Ini mengkhawatirkan”, katanya.

Pemanfaat media sosial di dunia maya juga dijelaskan memiliki perbedaan dengan komunikasi tatap muka. Dimesos, ungkap Sumanti, orang tidak bisa berempati ke lawan bicara. “Medsos berpotensi menipiskan empati kepada lawan bicara,” tutup Sumanti.

 

Pewarta: Zulkifli Mile

Sumanti Tegaskan Anak Harus Cerdas Pakai Internet

LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus membuka akses layanan internet bagi masyarakat demi mengimbangi derasnya arus informasi. Berbagai tempat publik terlihat dilengkapi akses WIFI. Di lokasi Food Court Limboto misalnya, Pemkab memberikan akses internet gratis di lokasi wisata kuliner tersebut. Tak hanya itu.

Pemkab melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) telah menjalin dengan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi untuk membangun daerah-daerah blank_spot.

Ada 5 Tower yang sementara dibangun melalui program Kementerian Kominfo atas usulan Kominfo Kabupaten Gorontalo. Di tahun ini juga, Kominfo memperjuangkan Tower lainnya.

“Kita berupaya agar semua daerah mulai tahun depan sudah bisa akses internet. Ini penting untuk mendukung anak-anak kita bisa berkembang dengan internet,” tutur Kepala Dinas Kominfo DR. Sumanti Maku.

Terlebih, lanjut Mantan Kadis Perhubungan itu, kini sudah ada internet gratis yang diadakan oleh pemerintah desa dan kelurahan. Upaya ini, bagian dari dukungan Pemkab sebagai kabupaten layak anak (KLA). Di mana, anak-anak memiliki akses untuk menggunakan internet secara gratis.

“Ayo kita cerdas pakai internet. Terutama untuk anak-anak kita, ayo manfaatkan internet gratis ini untuk belajar dan mencari ilmu seluas-luas nya,” ujarnya.

“Bukan untuk membuka konten negatif, atau menyebar berita bohong atau Hoax,” tambah Sumanti.

Ia juga mengajak seluruh orang tua, untuk terlibat diri mengontrol penggunaan internet bagi anak-anak.

“Kita semua harus terlibat, mengawasi anak-anak kita agar literasi digitalnya baik,” pungkas dia.

Sumanti juga menghimbau semua sekolah untuk terus memberi sosialisasi pada siswa untuk cerdas dalam menggunakan internet.

 

Kominfo Kab. Gorontalo

Secured By miniOrange