Baru 5 Penyandang Disabilitas jadi ASN

LIMBOTO – Mulai tahun 2017 Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo telah berhasil mengangkat lima penyandang disabilitas menjadi tenaga honorer yang masing-masing ditempatkan di kantor organisasi pemerintah daerah yang berbeda. Hal itu terungkap dalam apel Korpri yang berlangsung di Sport Center Limboto, Rabu (17/1).

Sebelumnya, Bupati Gorontalo Nelson Pomaligo pada pertengahan tahun 2016 lalu telah menginstruksikan Badan Kepegawaian dan Diklat untuk mempekerjakan para penyandang disabilitas berkompetensi di lingkungan pemerintahan daerah.

Bupati Nelson menilai, para penyandang cacat biasanya memiliki keunggulan khusus dan lebih konsentrasi menyelesaikan tugas dibanding individu normal. “Kita banyak melihat banyak penyandang disabilitas yang memiliki kelebihan, bahkan mereka lebih konsen dalam menyelesaikan pekerjaan. Sehingganya keberadaan mereka saya harap akan mendorong kompetisi yang sehat dikalangan ASN”, ungkap Bupati.

Sebagai bentuk penghormatan dari seluruh ASN yang hadir pada apel Korpri itu, Bupati Nelson meminta kelima tenaga honorer tampil diatas panggung untuk memperkenalkan diri.

Pada tahun ini, Pemda Kabupaten Gorontalo kembali merencanakan penambahan kuota pengangkatan tenaga honorer dari kalangan disabilitas. (*)

Bantuan Mestinya Jadi Stimulan

LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyokong peningkatan ekonomi masyarakat secara terukuragar setiap sektor akan saling dendukung dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Itulah tugas funsi daripada Pemerintah “, kata Bupati Nelson Pomalingo disela dialog interaktif yang berlangsung Sabtu (16/12), di Limboto.

Atas upaya itu ia berharap masyarakat dapat mengimbangi dengan partisipasi. Pasca reformasi, tambahnya, seakan-akan rakyat itu dininabobokan dengan bantuan-bantuan. “Maka bagimana bantuan ini jadi stimulan. Sehingga jangan hanya Bupati, Camat, Kepala Desa yang rajin, rakyat kita. Kalau dua-duanya rajin nah itu luar biasa”, tutur Bupati Nelson.

Orang nomor satu di Kabupaten Gorontalo ini mengapresiasi kegiatan dialog terbuka Pemerintah Daerah bersama masyarakat yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo. Ia berharap dialog tersebut melahirkan persepsi yang sama dalam penyelenggaraan pemerintahan bagi seluruh stakeholder di Kabupaten Gorontalo. (*)

Bupati ‘Beber’ Progres 2017

Diberbagai sektor pembangunan, Pemkab Gorontalo mencatatkan pencapaian-pencapaian optimal. Itu terungkap dalam dialog interaktif Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama stakeholders yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika, Sabtu (16/12), melalui program desiminasi informasi di penghujung tahun yang juga disiarkan langsung tiga stasiun radio, masing-masing RRI Gorontalo, Suara Rakyat Hulonthalo, dan Poliyama Top FM.

Disela pernyataan untuk menjawab berbagai pertanyaan yang disampaikan dengan antusias oleh undangan, Bupati Nelson Pomalingo mengungkap berbagai progres pembangunan di tahun ini. Antaranya capaian disektor ekonomi dan sektor unggulan, indeks pembangunan manusia (IPM), penekanan angka pengangguran, dan angka partisipasi.

“Perekonomian kita tumbuh dari 6,1 menjadi 6,62 persen melebihi target Pemerintah Provinsi yaitu 6,52 persen, bahkan nasional 5,02 persen. Saya yakin dan percaya penurunan angka kemiskinan pada tahun 2017 ini akan lebih dari tahun sebelumnya,” ungkap Nelson

Upaya penekanan tingkat pengangguran pun mengalami penurunan dari 3,89% menjadi 3,62%. Hal tersebut didukung oleh berkembangnya sektor industri yang mampu menyerap tenaga kerja. Sedangkan angka partisipasi angkatan kerja di Kabupaten Gorontalo turut mengalami kenaikan sebesar 0,10%, dari 63,22% menjadi 63,32%.

Dipihak lain, dibidang peternakan yang diunggulkan Kabupaten Gorontalo mampu berpartisipasi mendongkrak jumlah ternak yang ada diseluruh wilayah Provinsi Gorontalo, dimana pada tahun 2016 jumlah ternak berjumlah 81.556 ternak. “Data terakhir daerah kita ini memiliki 85.000 ternak. Sedangkan di Provinsi Gorontalo semuanya berjumlah 153.000 ekor”, ungkap Bupati Nelson menyebut kurang lebih 60 % jumlah ternak di Gorontalo berada di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Dalam upaya mendorong kualitas hidup, Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga pada setiap tahun menyokong bantuan ekonomi masyarakat melalui bantuan bersifat stimulan, termasuk membuka lapangan kerja baru yang telah diprogramkan sejak tahun 2016. “Sudah ada 1.500 pemuda yang diberikan bantuan dan 2.000 keluarga diberikan usaha Ekonomi Produktif,” kata Bupati Nelson.

Ia juga menyentil penganggaran dibidang pendidikan yang terus ditingkatkan. “Pada
tahun 2017 kami menganggarkan 29,48 persen untuk pendidikan, termasuk beasiswa pendidikan untuk 540 orang”, ungkapnya. (*)

Pemetaan Personil TIK Dilakukan

LIMBOTO – Penguasaan teknologi informasi oleh aparatur sipil negara dilingkungan Pemda Kabupaten Gorontalo hingga saat ini masih belum terpetakan dengan baik. Demikian terungkap dalam sambutan Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Ir. Hadijah U. Tayeb, M.M., pada seminar proposal survey literasi bagi ASN Kabupaten Gorontalo oleh Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika  (BP2KI) Manado, di ruang rapat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo, Jumat (12/5). Selengkapnya