Bupati Nelson Sebut Banyak Mengalami Hikmah

Masuk tiga tahun menjalankan pemerintah di Kabupaten Gorontalo, Bupati Nelson Pomalingo mengaku telah banyak mendapat cobaan. Cobaan itu, kata dia, ialah terjadinya banjir pada tahun 2016 yang melanda 12 kecamatan. “Baru tiga bulan menjabat Bupati, ada 12 kecamatan mengalami banjir, bahkan pasien rumah sakit semua dievakuasi. Alhamdulillah dua tahun terakhir persoalan banjir dapat kita atasi meski belum seratus persen”, ungkap Bupati Nelson disela apel Korpri dilingkungan Pemda Kabupaten Gorontalo, Senin (19/3), di halaman kantor Bupati.

Ia juga menilai pemakzulan Wakil Bupati Gorontalo Fadli Hasan sebagai suatu cobaan. “Tahun lalu musibah kita sekalian  adalah pemakzulan Wakil Bupati Gorontalo. Ini adalah ‘istri’ saya di pemerintahan”, kata Bupati Nelson. Hal tersebut setidaknya sedikit mengganggu dinamika pembanguan di Kabupaten Gorontalo.

Atas berbagai pengalaman yang telah dialami, banyak hikmah yang harus diambil didalamnya. Olehnya seluruh aparat diminta fokus bekerja dengan cermat, bekerja baik, dan ikhlas agar sukses dan selamat dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.  “Sukses dan selamat itu yang selama ini saya sampaikan untuk bisa dicapai kita masing-masing”, tutur Nelson.

Cobaan lain yang dialami Kabupaten Gorontalo dalam tiga tahun itu juga disebut adalah tragedi kebakaran Shopping Center Limboto yang menjadi icon perdagangan di kota Limboto pada awal Maret lalu. Terhadap kejadian itu seluruh stakeholder pun  diimbau patut mewaspadai terjadinya segala kemungkinan yang tidak diharapkan. Pasca bencana, sekarang ini kondisi Shopping Center sudah mulai pulih. Pemda Kabupaten Gorontalo telah menyediakan dana sebesar Rp. 1 milyar, sedangkan dari Pemerintah Provinsi sebesar Rp. 2 milyar.

“Pada tahun depan dari Pemerintah Provinsi juga ada anggaran sebesar Rp. 25 milyar dan kami sementara berusaha ditingkat Pusat (Kementerian) Rp. 50 milyar. Sehingga ada Rp. 75 milyar untuk membangun Shopping Center”, katanya.

Dipihak lain, Pemerintah Kabupaten Gorontalo pada tahun 2018 menyiapkan dana Rp. 7 milyar untuk penyelesaian pasar tradisional di kawasan itu. Maka paling lambat tahun depan kawasan Shoping Center akan terintegrasi menjadi pasar tradisional dan pasar modern kebanggan rakyat Kabupaten Gorontalo.

Berbagai musibah dan cobaan yang dialami masyarakat Kabupaten Gorontalo pun diharap Bupati menjadi motivasi dan diambil pengalaman untuk langkah dimasa akan datang. (*)