Bupati Nelson: Pengembangan Wirausaha Mandiri di tengah pandemi jadi strategi bertahan

LIMBOTO – Usaha mikro kecil dan menengah menjadi alternatif bertahan di era pandemi. Hal itu ditekankan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, saat membuka pelatihan kewirausahaan mandiri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang digelar PT. Indomarco Prismatama, di RM. Orasawa Limboto, Selasa, (21/9/2021).

Pelatihan yang mengangkat tema “Strategi UMKM bertahan di masa pandemi Covid-19” tersebut diikuti oleh 100 pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Bupati Nelson ditengah sambutannya pada pembukaan pelatihan itu mengungkapkan, pembinaan kapasitas UMKM penting di era Covid-19. Karenanya Pemerintah Kabupaten Gorontalo berupaya mendorong sektor ini menjadi unggulan yang memicu pembangunan ekonomi masyarakat.

“Karena ini UMKM, ini penting bagi kita sekalian, kita mempunyai UMKM yang luar biasa banyaknya yaitu 44.000, di era Covid-19 ini kita terus dorong karena menjadi unggulan kami kedepan pengembangan UMKM ini salah satunya untuk membangun ekonomi kita,” ujar Nelson.

Dipihak lain, adanya dukungan PT. Indomarco Prismatama, perusahaan yang bergerak dibidang usaha retail (Indomaret), nampak beroleh sambutan dari Bupati Nelson. Betapa tidak, diadakannya pelatihan tersebut maka produk-produk UMKM di Kabupaten Gorontalo mendapat peluang dipasarkan di seluruh toko Indomaret. Karenanya Nelson mengungkapkan, kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan retail sangat dibutuhkan di Kabupaten Gorontalo.

“Kerja sama dengan Indomaret dinilai penting sebab Pemkab Gorontalo masih butuh kolaborasi dalam mendorong pengembangan UMKM”, jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Nelson menyerahkan bantuan gerobak UMKM kepada salah satu peserta. Bantuan gerobak itu plus peluang gratis selama sebulan membuka lapak di area Indomart.

 

Liputan: Rian Amin
Editor: John Mile

Bagikan artikel: