Bupati Nelson: Musrenbang RKPD tahun ini harus jadi proyeksi Musrenbang 2021-2026

Bupati Gorontalo Nelson Pomaligo membuka pelaksanaan Musrenbang RKPD di Kecamatan Biluhu, Senin (10/2/2020).
BAGIKAN

LIMBOTO – Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menegaskan, Musrenbang RKPD ditingkat kecamatan akan menjadi pijakan atau penentu arah pembangunan daerah tahun 2021. Belum lagi Pemerintah, kata dia, akan menyusun kembali Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2021-2026.

Karenanya ia berharap Camat, Kepala Desa, dan Organisasi Perangkat Daerah untuk mengecek lagi target-target RPJMD yang belum tercapai sekaligus meminta BAPPEDA untuk melakukan evaluasi penurunan kemiskinan.

“Tahun depan itu akan dibuat RPJMD yang baru. Nah, maka kita sudah mulai memproyeksi bagaimana 2021-2026, momen ini kita bisa gunakan dengan baik. Karena itu saya meminta kepada Bappeda untuk mengevaluasi,” ujar Bupati Nelson ditengah sambutannya membuka pelaksanaan Musrenbang RPKD di Kecamatan Biluhu, Senin (10/2/2020).

Mantan Ketua Bappeda Provinsi Gorontalo itu menegaskan pada tahun 2021 seluruh stakeholder harus mempunyai target dan terobosan-terobosan jelas, antaranya merancang pembangunan berdasarkan kemauan rakyat.

Menurut Nelson, dewasa ini penganggaran dari Pemerintah Pusat untuk daerah telah didasarkan usulan dari bawah (bottom_up), berbanding terbalik dengan perolehan anggaran daerah pada dua dekade sebelumnya, dimana dalam penganggaran pembangunan di daerah hanya beroleh porsi sangat terbatas.

Penyerahan DIPA Tahun 2020 Kecamatan Biluhu

Masih terkait perencanaan program tahun 2021, pada kesempatan itu Bupati Nelson juga meminta kepada seluruh stakeholder Pemda Kabupaten Gorontalo untuk memperhatikan hal-hal gemilang dalam mencapai kesuksesan pembangunan. Antaranya, memperhatikan kemandirian, menyediakan fasilitas yang standar untuk publik, dan meningkatkan PAD.

Menariknya, pembukaan Musrenbang RPKD Biluhu diwarnai dengan penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2020 dengan total anggaran mencapai Rp. 14,5 milyar. (#JohnMile)

BAGIKAN