Lompat ke konten

Pemerintah Kabupaten Gorontalo

Bupati Nelson Canangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional

LIMBOTO – Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo mencanangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tahun 2022 Tingkat Kabupaten Gorontalo. Pembukaan kegiatan ditandai dengan Pemberian Vaksin Polio Oral oleh Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo kepada salah seora g anak, di Orasawa Resto, Rabu (18/05/2022).

Ditengah arahannya pada kegiatan ini, Bupati Nelson menyampaikan, pencanangan BIAN Tingkat Kabupaten Gorontalo seyogyanya ditindaklanjuti dengan perumusan program untuk peningkatan imunitas anak. Hasil rumusan program tersebut, harap dia, pelaksanaannya harus dikolanorasi dengan OPD terkait.

Pencanagan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tingkat Kabupaten Gorontalo, Ditandai dengan Pemberian Vaksin Polio Oral oleh Bupati Nelson Pomalingo. Foto: Kominfo

 

“Tak hanya membuat program, melakukan kolaborasi antara OPD terkait untuk melakukan sosialisasi baik di sekolah maupun di Kecamatan dan desa demi kesamatan anak-anak” ujar Nelson.

Dipihak lain BIAN Tingkat Kabupaten Gorontalo yang dicanangkan itu akan berlangsung selama satu bulan. Karenanya momentum ini diharap dapat maksimal selama pelaksanaan.

“Saya menghimbau kalau bisa setiap minggu ada laporan untuk perkembangan pelaksanaan imunisasi, sehingga 1 bulan kedepan target Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) sudah tercapai,” tutur Nelson.

Mekanisme pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional meliputi dua kegiatan utama selama 30 hari kerja yaitu, pemberian imunisasi tambahan berupa satu dosis imunisasi campak dan rubela dengan sasaran umur 9 bulan – kurang dari 12 tahun.

Sedangkan imunisasi kejar berupa pemberian satu atau lebih imunisasi untuk melengkapi status imunisasi dasar atau lanjutan. Bagi anak yang belum menerima dosis vaksin sesuai usianya dengan sasaran anak usia 12 – 59 bulan akan mendapatkan imumisasi polio oral, polio suntik dan HB hemovirus infilinsa tipe B.

Layanan Bulan Imunisasi Anak Nasional dapat di akses melalui puskesmas, rumah sakit pemerintah maupun swasta, posyandu, sekolah, dan pesantren.

BIAN diharapkan dapat memutus mata rantai virus campak rubela dan penyakit secara cepat.

 

Laporan: Riri Lihawa, Editor: Zulkifli Mile

Bagikan artikel:
Secured By miniOrange