Bupati ‘Beber’ Progres 2017

Diberbagai sektor pembangunan, Pemkab Gorontalo mencatatkan pencapaian-pencapaian optimal. Itu terungkap dalam dialog interaktif Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama stakeholders yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika, Sabtu (16/12), melalui program desiminasi informasi di penghujung tahun yang juga disiarkan langsung tiga stasiun radio, masing-masing RRI Gorontalo, Suara Rakyat Hulonthalo, dan Poliyama Top FM.

Disela pernyataan untuk menjawab berbagai pertanyaan yang disampaikan dengan antusias oleh undangan, Bupati Nelson Pomalingo mengungkap berbagai progres pembangunan di tahun ini. Antaranya capaian disektor ekonomi dan sektor unggulan, indeks pembangunan manusia (IPM), penekanan angka pengangguran, dan angka partisipasi.

“Perekonomian kita tumbuh dari 6,1 menjadi 6,62 persen melebihi target Pemerintah Provinsi yaitu 6,52 persen, bahkan nasional 5,02 persen. Saya yakin dan percaya penurunan angka kemiskinan pada tahun 2017 ini akan lebih dari tahun sebelumnya,” ungkap Nelson

Upaya penekanan tingkat pengangguran pun mengalami penurunan dari 3,89% menjadi 3,62%. Hal tersebut didukung oleh berkembangnya sektor industri yang mampu menyerap tenaga kerja. Sedangkan angka partisipasi angkatan kerja di Kabupaten Gorontalo turut mengalami kenaikan sebesar 0,10%, dari 63,22% menjadi 63,32%.

Dipihak lain, dibidang peternakan yang diunggulkan Kabupaten Gorontalo mampu berpartisipasi mendongkrak jumlah ternak yang ada diseluruh wilayah Provinsi Gorontalo, dimana pada tahun 2016 jumlah ternak berjumlah 81.556 ternak. “Data terakhir daerah kita ini memiliki 85.000 ternak. Sedangkan di Provinsi Gorontalo semuanya berjumlah 153.000 ekor”, ungkap Bupati Nelson menyebut kurang lebih 60 % jumlah ternak di Gorontalo berada di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Dalam upaya mendorong kualitas hidup, Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga pada setiap tahun menyokong bantuan ekonomi masyarakat melalui bantuan bersifat stimulan, termasuk membuka lapangan kerja baru yang telah diprogramkan sejak tahun 2016. “Sudah ada 1.500 pemuda yang diberikan bantuan dan 2.000 keluarga diberikan usaha Ekonomi Produktif,” kata Bupati Nelson.

Ia juga menyentil penganggaran dibidang pendidikan yang terus ditingkatkan. “Pada
tahun 2017 kami menganggarkan 29,48 persen untuk pendidikan, termasuk beasiswa pendidikan untuk 540 orang”, ungkapnya. (*)

Bagi artikel