Pemerintah Kabupaten Gorontalo

Bupati Gorontalo dan Kepala Perwakilan BI Bahas Silatnas serta ISEF

LIMBOTO – Audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo, Budi Widihartanto diterima langsung Bupati Gorontalo Nelson, Pomalingo bersama jajaran Pimpinan OPD terkait di Rumah Jabatan Bupati Gorontalo Minggu, (13/06/21).

Foto : (DiskominfoKabgor)

Audiensi tersebut membahas keduanya membahas sinergitas kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas) dengan Hulonthalo Creative Festival (HCF) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Gorontalo.

Selain itu, keduanya juga membahas tentang pelaksanaan Indonesia Syariah Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia 2021 untuk wilayah Kawasan Indonesia Timur (KIT).

“Sebagai mitra pemerintah, kami memberikan dukungan penuh penyelenggaraan ISEF 2021 untuk Kawasan Indonesia Timur. Apa lagi Provinsi Gorontalo merupakan tuan rumah,” kata Nelson.

Ia berharap semua pihak untuk bersama-sama ikut menyukseskan kegiatan tersebut.

“Mari sama-sama kita menyemarakkan acara ini. Ini dalam rangka mewujudkan Provinsi Gorontalo sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah di kawasan Indonesia Timur,” imbuh Nelson.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Gorontalo Budi Widihartanto, mengatakan Hulonthalo Creative Festival (HCF) bertujuan untuk mendorong sektor parawisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Gorontalo.

Selain itu, untuk mengembangkan sektor pariwisata, UMKM dan ekonomi kreatif agar semakin berkembang di wilayah Provinsi Gorontalo.

” Demi mengsukseskan kegiatan Festival Ekonomi Syariah Indonesia 2021, BI melakukan kerjasama semua pihak. Ini kami lakukan demi efisien serta memiliki dampak besar bagi perekonomian daerah,” terang Budi Widihartanto.

Budi menjelaskan, dalam kegiatan ini Provinsi Gorontalo terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah Indonesia 2021 untuk wilayah Kawasan Indonesia Timur (KIT).

” KIT ini membawahi provinsi Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua dan Bali. Ada juga untuk wilayah Sumatera dan Jawa. Namun wilayah timur ini yang paling besar,” jelas Budi.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan penyelengaraan ISEF 2021 akan digelar dengan berbagai rangkaian acara. Diantaranya diskusi atau talkshow, seminar, pelatihan produk-produk ekonomi syariah bagi UMKM-UMKM.

Disamping itu juga akan diadakan berbagi lomba. Seperti lomba duta ekonomi syariah, pengetahuan ekonomi dan keuangan syariah, lomba nasyid, serta lomba yang berhubungan dengan masjid.

“Kegiatan ini akan dilakukan secara online. Sebab saat ini kita masih pandemi Covid-19. Namun pada intinya kegiatan ini mengakselerasikan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai kekuatan baru,” pungkas Budi.

Penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah Indonesia ini direncanakan akan berlangsung mulai tanggal 27 Juli sampai dengan 3 Agustus 2021 mendatang. (rif)

Bagikan artikel:
error:
Secured By miniOrange