Bupati Cek Kesiapan Pelaksanaan Vaksinasi Di Kab Gorontalo///

KABGOR – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar Rapat Pertemuan Pembahasan Persiapan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Wiayah Kabupaten Gorontalo.

Rapat yang dilaksanakan di Ruang Madani Kantor Bupati Gorontalo, Jumat (08/1/21) itu dihadiri oleh Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Wakil Bupati Herman Walangadi, Sekda serta sejumlah pimpinan OPD.

Nelson menyampaikan bahwa rencana
pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan mulai pertengahan Januari 2021 ini.

“Hari ini kita rapat untuk mengecek kesiapan vaksinasi, kita tahu bersama Insha Allah mulai tanggal 13 Januari vaksinasi akan dilaksanakan di Kabupaten Gorontalo,” ujarnya.

Yang kedua lanjut Nelson, pihaknya akan mulai melakukan sosialisasi secara masif. Karena mulai dari tenaga vaksinasi, lokasi dan fasilitas lainnya juga sudah mulai disiapkan.

“masalah vaksinya sudah ada, tenaga vaksinator juga sudah ada, lokasinya sudah ada, datanya sudan ada hingga mekanismenya,” kata Bupati.

“Kita berharap tentunya para pejabat yang utama, pelayan publik, sesuai dengan apa yang jadi kesepakatan kita mensosialisasikan melalui media sosial, hingga ke desa dan kecamatan akan kita beritahukan,” tukasnya.

Nelson juga menegaskan bahwa dirinya siap menjadi orang yang pertama di Kabupaten Gorontalo yang divaksin.

“Kalau saya siap menjadi yang pertama,” ungkap Nelson.

Dan untuk pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Gorontalo, lanjut dia, sudah mencapai 95 persen. Segala data sasaran, sarana pra sarana, berhubungan dengan SDM sudah siap termasuk lokasi vaksinasi.

“Yang kita tunggu saat ini tinggal vaksinnya itu sendiri. Kalau sudah ada vaksin dan sudah ada lampu hijau dari balai POM bahwa bisa digunakan vaksin ini, maka kita akan segera laksanakan sesuai dengan arahan dari nasional serentak pada 13 Januari
untuk tahap pertama sebanyak 2635, yang terdiri dari pimpinan daerah, TNI-Polri, dan juga tenaga kesehatan,” ujar Nelson lagi.

“Yang jelas untuk pelaksanaan januari hingga april ini, dua tahap. Pertama pejabat dan tenaga Nakes, ke dua adalah pelayan publik termasuk disitu guru-guru, termasuk dosen akan kita vaksin,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Roni Sampir menyampaikan, di Kabupaten Gorontalo akan ada 27 titik pelaksanaan vaksin, yakni 21 Puskesmas, 3 rumah sakit, dan 3 Klinik (Klinik Polda, Klinik Polres dan Kantor Kesehatan Pelabuhan). (Bidang IKP/Kominfo)

Bagikan artikel: