Bumdes Telaga Biru Terima Mobil Operasional dari Kemendes

LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyerahkan satu unit mobil operasional kepada Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Kecamatan Telaga Biru dari bantuan Kementerian Desa Transmigrasi dan PDT. Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menunjuk Pemerintah Kecamatan itu sebagai pengelola, sehingga peruntukkannya sesuai sasaran.

“Mobil ini dipusatkan di kantor desa, tetapi kita berharap di bawah koordinasi Camat. Karena kita ingin menghubungkan maka tujuannya menjangkau seluruh desa di kecamatan ini”, tegas Bupati Pomalingo usai menyerahkan mobil operasional Bumdes tersebut, Kamis (6/7), di halaman Kantor Desa Talumelito, Telaga Biru, disaksikan masyarakat di kecamatan itu.

Ia berharap kenderaan operional Bumdes akan terkelola dengan baik demi mendukung aktifitas ekonomi wilayah pedesaan.

“Kecamatan Telaga Biru mempunyai daerah atas (pegunungan) yakni Dulamayo Barat dan Dulamayo Selatan. Nah ini menjadi bagian operasional mobil Bumdes, apalagi lagi di Pentadio Resort menjadi pusat pariwisata, ini saya kira menjadi wilayah yang baik untuk operasionalnya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Pomalingo menegaskan pengadaan mobil bagi Bumdes di Kecamatan merupakan bentuk perhatian dari Pemerintah untuk mendukung percepatan ekonomi desa. “Ini bukti kolaborasi Pemerintah Daerah dengan Kementrian Desa Transmigrasi dan PDT. Selain ini kita juga beroleh anggaran 1,9 miliyar rupiah untuk pembelian moda transportasi untuk darat dan untuk nelayan (laut)”, tegasnya.

 

 

Program bantuan Kemendes untuk Kabupaten Gorontalo di bidang transportasi desa pada tahun 2017 meliputi 7 unit mobil dan 1 unit kapal laut. Karena itu bantuan ke Bumdes Telaga Biru merupakan tahap awal penyerahan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gorontalo, Dr.Sumanti Maku, menjelaskan, pada prinsipnya seluruh program Pemerintah Pusat sangat bersinergi dengan setiap institusi di daerah. “Karena terkait transportasi maka penyalurannya melalui Dinas Perhubungan, sehingga secara organisatoris dibawah Kementerian Desa. Makanya kami galang kerjasama dengan Dinas PMD Kabupaten Gorontalo untuk pengawasan dilapangan,” jelas Sumanti ditanya wartawan terkait penerimaan bantuan transpotasi desa itu.

Sumanti optimis dalam hal pengelolaan maupun pengawasan program tersebut setiap stakeholder terkait akan saling bersinergi, apalagi dalam upaya mendorong ekonomi masyarakat pedesaan.

Setelah penyerahan bantuan tahap pertama di Telaga Biru, jelas dia, Dinas Perhubungan akan segera menyampaikan laporan dalam bentuk SPJ untuk kelancaran penyerahan program yang sama tahap berikutnya. (*)