Limboto, – Pegawai dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Aplikasi Administrasi Perkantoran Maya (siMAYA) di BPPTIK, Bekasi, Jawa Barat pada tanggal 23 sampai dengan 25 Maret 2017. Diklat teknis tersebut diselenggarakan atas kerja sama antara BPPTIK Kementerian Kominfo dengan Pemkab Gorontalo.

Pembukaan diklat dihadiri oleh Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Basuki Yusuf Iskandar, Wakil Bupati Gorontalo, Fadli Hasan, Kepala BPPTIK Cikarang, Nusirwan, dan Kepala Dinas Kominfo Pemkab Gorontalo, Azis Nurhamidin. Turut hadir sebagai penceramah pada saat Diklat adalah Kepala Sub Direktorat Aplikasi Layanan Kepemerintahan (ALK) Direktorat E-Government Ditjen Aptika Kementerian Kominfo, Hasyim Gautama. Sementara itu tenaga pengajar yang mengampu diklat ini yaitu Dyah Puspito Dewi Widowati dari BPPTIK dan Dirgantara Manurung dari Subdit ALK, Ditjen Aptika Kominfo.

Dalam kesempatan pembukaan, Basuki Yusuf Iskandar menyatakan bahwa saat ini perkembangan TIK telah membawa berbagai perubahan pada kehidupan manusia, terutama pada aktivitas perkantoran dan pelayanan pemerintahan. Oleh sebab itu, sebagai aparatur sipil negara (ASN) harus siap dengan perubahan tersebut. Selain itu, Kepala Balitbang SDM juga sangat mengapresiasi inisiatif Pemkab Gorontalo yang telah menjadi pemerintah daerah pertama yang peduli karena melakukan diklat di bidang TIK ini bagi ASN di daerahnya.

Sementara itu, Fadli Hasan menyampaikan rasa terima kasih dan bangganya atas kerja sama antara Pemkab Gorontalo dengan BPPTIK Cikarang. Fadli Hasan juga mengungkapkan bahwa, diklat di bidang TIK sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pelayanan kepada publik dalam rangka menerapkan dan meningkatkan konsep e-Government. Untuk menerapkannya dibutuhkan pula kapasitas kemampuan ASN yang baik, itulah salah satu alasan mengapa diklat ini dilaksanakan.

Sebagai informasi aplikasi siMAYA merupakan bentuk penyelenggaraan sistem elektronik perkantoran yang tercantum dalam Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 5 Tahun 2013 tentang Penggunaan Aplikasi Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) pada Instansi Pemerintah. Saat ini, aplikasi siMAYA telah dikembangkan hingga versi 5 dan telah digunakan oleh lebih dari 14.000 pengguna dari sekitar 200 instansi Pemerintah di seluruh Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *