Asisten I Bidang Pemerintahan Drs. Selmin Papeo Hadiri Haulu Gus Dur Ke-10 Yang Di Gelar PMII Dan PC NU Kabupaten Gorontalo

Untuk mengenang wafatnya almarhum Presiden ke-4 Republik Indonesia KH. Abdul Rahman Wahid (Gus Dur) jajaran pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Gorontalo dan PC NU Kabupaten Gorontalo gelar Haulu ke-10 Gus Dur.

Haulu ke-10 Gus Dur ini berlangsung di taman budaya Kabupaten Gorontalo, yang di hadiri seluruh pengurus organisasi PMII dan kader NU Se-Provinsi Gorontalo.

Kegiatan ini mengambil tema “Damai Dalam Pertentangan” yang di rangkai dengan tausiyah islam dan kebangsaan serta selawat dan doa.

Lewat kesempatan ini, turut hadir Bupati Kabupaten Gorontalo yang di wakili Asisten I bidang pemerintahan Drs. Selmin Papeo, kyai Ahmad Masduki, kasat bimas Polres Gorontalo ketua PMII, ketua PC NU dan undangan lainnya.

Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Gorontalo Renaldi Ahmad memaparkan, kegiatan seperti itu sudah menjadi rutinitas dilakukan.

” Kegiatan ini sudah menjadi rutinitas kita lakukan, untuk mengenang almarhum Abdul Rahman Wahid yang kami kemas lewat haulu Gus Dur “. paparnya. Sabtu,28/12/19

Selanjutnya, Ketua PMII ini menyampaikan terima kasihnya pada seluruh kader Nahdatul Ulama dan undangan yang telah hadir.

” Kami ucapkan terima kasih pada semua yang telah hadir di kegiatan ini, semoga kegiatan ini bisa bermanfaat untuk kita semua “. ujar Renaldi

Asisten I Bidang Pemerintahan Drs. Selmin Papeo menuturkan, bahwa sosok almarhum Abdul Rahman Wahid atau yang dikenal dengan sebutan Gus Dur adalah tokoh yang sangat di kagumi di Negeri ini.

” Gus Dur adalah tokoh yang dikagumi seluruh umat di Indonesia ini bahkan sampai ke timur tengah, beliau tidak sama dan tidak pernah sama dengan siapa saja, karena beliau memiliki kelebihan di semua bidang “. tutur Selmin lewat sambutanya

Lebih lanjut, Asisten I di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo itu menjelaskan, sosok Gus Dur paling penomenal yang begitu mencintai kaum minoritas.

” Yang paling penomenal beliau sangat mencintai kaum yang minoritas, sehingganya saudara-saudara kita yang ada di tanah Papua sangat mengidolakan beliau, beliau juga memiliki kecintaan yang begitu besar pada bangsa dan negara ini “. jelasnya

Terakhir, Selmin berharap lewat haulu ke-10 Gus Dur ada nilai-nilai yang di teladani seluruh generasi penerus saat ini.

” Ada nilai-nilai yang perlu kita teladani dalam kepribadian Gus Dur dalam mencintai tanah air ini, beliau begitu menghargai semua pendapat siapa saja, semoga lewat haulu ini kita semua bisa mengikuti jejak beliau, semoga juga kita termasuk orang yang tidak bisa terpisahkan dari bagian kepribadian beliau “. tutup Selmin

Bagikan artikel: