Pemerintah Kabupaten Gorontalo

Buka Rakor Penetapan Hasil Pemuktahiran Data IDM, Nelson : Lahir 13 Desa Mandiri

LIMBOTO – Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penetapan Hasil Pemutakhiran Data Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2022.

Serta Sosialisasi Tranformasi Dana Bergulir Masyarakat (DBM) eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) akan di transformasi menjadi Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma).

Dirangkaikan dengan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kepala Dinas Pemdes bersama Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Gorontalo tentang Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Anak Beresiko Putus Sekolah (ABPS).

Penandatanganan MOU antara Kepala Dinas Pemdes bersama Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Gorontalo tentang Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Anak Beresiko Putus Sekolah (ABPS)

Nelson menyampaikan IDM Kabupaten Gorontalo ada 5 yaitu pertama desa sangat tertinggal, desa tertinggal , desa berkembang desa maju dan desa mandiri.

“ Alhamdulillah tadi hasil rakor tidak ada desa sangat tertinggal, bahkan hari ini telah lahir 13 Desa Mandiri di Kabupaten Gorontalo. Oleh karena itu saya menyampaikan terima kasih atas kerjasama dari seluruh pihak,” Kata Nelson

Tak hanya itu, Nelson pun berharap desa lainnya seperti desa maju akan mengalami peningkatan. Ia mengharapkan di Tahun 2024 desa maju di Kabupaten Gorontalo minimal sudah ada 25% dan desa mandiri 50%.

Bahkan ia menyebutkan dirinya akan membuat desa madani yang akan di targetkan di atas desa mandiri. Karena menurutnya, cita cita kabupaten Gorontalo adalah menuju masyarakat madani.

“ Saya akan membuat desa madani diatas dari mandiri, segera dirumuskan sehingga akhir tahun 2024 target 25% desa madani 50% desa mandiri dan 25% desa maju sehingga tidak ada lagi desa berkembang seperti visi – misi Kabupaten Gorontalo 2021-2026,” tandasnya.

Penyerahan Penghargaan Kepada 13 Desa Mandiri Oleh Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo

Sementara itu, Kadis Pemdes Darwan Usman dalam laporanya bahwa, Untuk Tahun 2022 hasil dari pemutahiran data di Kabupaten Gorontalo yakni desa mandiri 13 desa, desa maju 70 desa, desa berkembang 98 desa, dan desa tertinggal 8 desa.

“Untuk Desa Mandiri yaitu, Desa Bulila, Desa Mongolato, Desa Luhu, Desa Hulawa, Desa Pilohayanga, Desa Payunga, Desa Isimu Selatan, Desa Sidomulyo, Desa Sukamakmur, Desa Lakeya, Desa Gandasari, Desa Makmur Abadi dan Desa Gandaria, jelas Darwan.

Pewarta: Riri Lihawa

Artikel ini dapat dikutip seutuhnya dengan syarat mencantumkan link sumber: https://gorontalokab.go.id

Pemkab Gorontalo Sediakan Kontak 112 Untuk Warga Dalam Keadaan Darurat

LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo saat ini telah menyediakan kontak 112 untuk masyarakat dalam keadaan darurat.

Hal itu dilihat dengan adanya kunjungan dari Kementerian Kominfo RI dalam rangka memverifikasi kesiapan implementasi layanan nomor panggilan darurat 112 di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo.

Ratna Galih selaku Staf Direktorat Pengembangan Pitalebar Kemenkominfo menyampaikan bahwa dirinya melihat persiapan layanan 112 di dinas kominfo kabupaten Gorontalo sudah dipersiapkan.

kunjungan dari Kementerian Kominfo RI dalam rangka memverifikasi kesiapan implementasi layanan nomor panggilan darurat 112 di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo

“Untuk regulasinya sudah di persiapkan. Kami sudah lihat diskominfo sangat bersemangat untuk pelayanan 112 ini jadi kami juga melihat 112 ini akan sukses disini dan akan bermanfaat untuk masyarakat,” Ungkap Ratna

Dirinya menjelaskan panggilan darurat ini memudahkan layanan kepada masyarakat untuk melakukan panggilan dan penanganan kedaruratan.

“Misalnya darurat medis, kebakaran, darurat, terjadinya pohon tumbang, kecelakaan , dan perampokan juga bisa,” jelasnya

Ia berharap panggilan darurat ini dapat di atasi, termasuk juga respons timenya harus bagus terhadap masyarakat.

“Jadi masyarakat semoga terlayani dengan adanya aplikasi ini, dan untuk keadaan daruratnya dapat bantu oleh pemerintah. Jadi pemerintah hadir kepada masyarakat,” tandasnya

Pewarta: Tiwi Pou

Artikel ini dapat dikutip seutuhnya dengan syarat mencantumkan link sumber: https://gorontalokab.go.id

Besok, ASN Kabupaten Gorontalo Terima Gaji Ke-13

LIMBOTO – Badan Keuangan Kabupaten Gorontalo akan mulai mencairkan gaji ke-13 tahun 2002 untuk seluruh ASN besok, 6 Juli 2022. Pencairannya berdasarkan instruksi Bupati Gorontalo, Prof. Dr. Nelson Pomalingo, usai rapat evaluasi pembangunan siang tadi, di Ruang Madani Kantor Bupati, Selasa (5/7/22).

Sesuai rekapitulas pada Badan Keuangan Kabupaten Gorontalo, total anggaran gaji ke-13 mencapai Rp. 25.640.124.550, dengan daftar penerima terdiri dari ASN, masing-masing 5.002 PNS dengan anggaran sebesar Rp. 23.085.548.250, dan 683 PPPK dengan anggaran sebesar Rp. 2.554.576.300.

Besaran gaji ke-13 ASN diatur dalam PP Nomor 16 Tahun 2022 terkait pemberian THR dan Gaji ke-13 kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2022.

Terhadap pencairan gaji ke-13 tahun ini, Bupati Nelson berharap kebijakan Pemerintah ini akan mendorong perekonomian masyarakat khususnya memberikan kelancaran dalam pemenuhan kebutuhan anak-anak yang mulai memasuki tahun ajaran baru.

Untuk pelaksanaan pencairan kepada seluruh ASN, Badan Keuangan Kabupaten Gorontalo melakukan penjadwalan, sehingga pembayaran dilakukan secara bertahap dan dalam waktu secepatnya.

 

Pewarta: Zulkifli Mile

Artikel ini dapat dikutip seutuhnya dengan syarat mencantumkan link sumber dari https://gorontalokab.go.id

Secured By miniOrange