Komoditi

Potensi Komoditi Hasil Hutan Kayu dan Bukan Kayu

  • Rotan

Berdasarkan analisis location Quotient yang dilakukan, rotan tergolong komoditi unggulan dengan koefisien location qoutient rata-rata 1,3408 (selama lima tahun pengamatan). Rotan tergolong unggulan daerah ini karena dipengaruhi besarnya faktor produksinya. Jika dibandingkan produksi berbahan rotan di Kabupaten Gorontalo yaitu 11.982,51 ton pada tahun 2013. Produksi ini memiliki prosentase besar terhadap produksi secara keseluruhan di Provinsi Gorontalo.

  • Kemiri

Berdasarkan analisis location Quotient, kemiri tergolong komoditi unggulan dengan koefisien location Quotient rata-rata 2,4077 (selama lima tahun pengamatan). Kemiri tergolong unggulan karena juga dipengaruhi produksi yang besar, jika dibandingkan rata-rata di Provinsi Gorontalo yaitu 402 ton pada tahun 2013.

  • Aren

Berdasarkan analisis location Quotient, arentergolong komoditi unggulan dengan koefisien location Quotient rata-rata 5,4761 (selama lima tahun pengamatan). Aren tergolong unggulan karena juga dipengaruhi produksi yang besar, jika dibandingkan dengan komoditi unggulan dari sub sektor kehutanan lainnya.

  • Damar

Berdasarkan analisis location Quotient, damar tergolong komoditi unggulan dengan koefisien location Quotient rata-rata1,5743 (selama lima tahun pengamatan). Damar tergolong unggulan karena dipengaruhi permintaan yang besar, jika dibandingkan rata-rata di Provinsi Gorontalo yaitu 13.759,69 ton pada tahun 2013.