Telaga Puncak Mulai Disiapkan

TELAGA BIRU – Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan mulai merintis pembangunan infrastruktur dalam rangka pembentukan Telaga Puncak. Buktinya, pada tahun ini kurang lebih sebesar 14 milyar rupiah diarahkan ke wilayah yang bakal menjadi mekaran dari Kecamatan Telaga Biru itu. Sebagaimana pada penjelasan Bupati Gorontalo disela kunjungan kerjanya saat kegiatan ‘Kambungu Beresi’ yang diselenggarakan komunitas pencinta lingkungan di Kabupaten Gorontalo, Minggu (14/1), mengatakan, dana Rp. 14 M tersebut akan diarahkan untuk pembangunan sarana dan prasaran jalan.

Bupati Nelson menilai, Daerah Dulamayo (wilayah bakal pemekaran kecamatan Telaga Biru) sangat potensial. Berbeda dengan daerah lain, kawasan ini terletak diketinggian dengan kondisi alam yang dingin dan menjadi kawasan agro wisata yang bagus. Dulamayo, tambah Bupati, juga memiliki hutan pinus dan merupakan daerah puncaknya daerah Gorontalo.

“Maka potensi ini yang baik dikembangkan. Sebagai langkah konkritnya tahun ini ada Rp. 14 Miliar rupiah dari dana alokasi khusus (DAK) dikucurkan ke wilayah Telaga Puncak, untuk membangun sarana dan prasarana berupa jalan sebagai impian masyarakat dan untuk terbukanya akses transportasi yang baik, ujar Bupati Nelson. (*)

Bupati ‘Beber’ Progres 2017

Diberbagai sektor pembangunan, Pemkab Gorontalo mencatatkan pencapaian-pencapaian optimal. Itu terungkap dalam dialog interaktif Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama stakeholders yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika, Sabtu (16/12), melalui program desiminasi informasi di penghujung tahun yang juga disiarkan langsung tiga stasiun radio, masing-masing RRI Gorontalo, Suara Rakyat Hulonthalo, dan Poliyama Top FM.

Disela pernyataan untuk menjawab berbagai pertanyaan yang disampaikan dengan antusias oleh undangan, Bupati Nelson Pomalingo mengungkap berbagai progres pembangunan di tahun ini. Antaranya capaian disektor ekonomi dan sektor unggulan, indeks pembangunan manusia (IPM), penekanan angka pengangguran, dan angka partisipasi.

“Perekonomian kita tumbuh dari 6,1 menjadi 6,62 persen melebihi target Pemerintah Provinsi yaitu 6,52 persen, bahkan nasional 5,02 persen. Saya yakin dan percaya penurunan angka kemiskinan pada tahun 2017 ini akan lebih dari tahun sebelumnya,” ungkap Nelson

Upaya penekanan tingkat pengangguran pun mengalami penurunan dari 3,89% menjadi 3,62%. Hal tersebut didukung oleh berkembangnya sektor industri yang mampu menyerap tenaga kerja. Sedangkan angka partisipasi angkatan kerja di Kabupaten Gorontalo turut mengalami kenaikan sebesar 0,10%, dari 63,22% menjadi 63,32%.

Dipihak lain, dibidang peternakan yang diunggulkan Kabupaten Gorontalo mampu berpartisipasi mendongkrak jumlah ternak yang ada diseluruh wilayah Provinsi Gorontalo, dimana pada tahun 2016 jumlah ternak berjumlah 81.556 ternak. “Data terakhir daerah kita ini memiliki 85.000 ternak. Sedangkan di Provinsi Gorontalo semuanya berjumlah 153.000 ekor”, ungkap Bupati Nelson menyebut kurang lebih 60 % jumlah ternak di Gorontalo berada di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Dalam upaya mendorong kualitas hidup, Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga pada setiap tahun menyokong bantuan ekonomi masyarakat melalui bantuan bersifat stimulan, termasuk membuka lapangan kerja baru yang telah diprogramkan sejak tahun 2016. “Sudah ada 1.500 pemuda yang diberikan bantuan dan 2.000 keluarga diberikan usaha Ekonomi Produktif,” kata Bupati Nelson.

Ia juga menyentil penganggaran dibidang pendidikan yang terus ditingkatkan. “Pada
tahun 2017 kami menganggarkan 29,48 persen untuk pendidikan, termasuk beasiswa pendidikan untuk 540 orang”, ungkapnya. (*)

Azis: ‘Pemda Terbuka Terima Kritik’

LIMBOTO Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo terbuka menerima kritik dan saran untuk pencapaian sasaran pembangunan. Hal itu terlihat dalam dialog publik yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gorontalo, Sabtu (16/12), menjelang akhir tahun 2017. Desiminasi informasi yang berlangsung di di bilangan Jl. Abudi Ilahude, dihadiri pihak Eksekutif, Legislatif, Akademisi, kalangan Pers, dan berbagai elemen masyarakat.

“Lewat dialog ini progres Pemda selama tahun 2017 dipaparkan. Ini wujud Pemerintah daerah sangat terbuka dan siap menerima saran, kritik dari berbagai pihak”, ujar Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo, Hi. Azis Nurhamidin.

Desiminasi informasi itu, jelas Azis, merupakan jembatan yang  akan terus mempererat hubungan Pemda dengan semua pihak, utamanya kalangan Pers. “Wadah ini dilaksanakan agar kita semua dapat membangun persepsi yang sama terhadap pembangunan daerah “, jelasnya.

Pada dialog terbuka antara Pemerintah Daerah tersebut Kominfo menghadirkan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dan Wakil Ketua DPRD Jayusdi Ravai sebagi narasumber. (*)

Perekaman E-KTP Di Percepat

LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan memacu penyelesaian perekaman KTP elektronik dan cakupan kepemilikan Akta Kelahiran hingga akhir Desember 2017 mendatang. Untuk penyelesaiannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Hadijah U. Tayeb memerintahkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah terkait pelayanan, para Camat, Lurah dan Kepala Desa untuk mengerahkan semua sumber daya yang ada. Selengkapnya